You Should Not Miss It…..

Kira-kira setahun yang lalu, saya membaca sebuah berita di surat kabar tentang sekelompok bocah berusia di bawah 13 tahun melakukan pesta seks di sebuah pemukiman padat penduduk di Palembang. Pesta itu berlangsung sebanyak tiga kali dan mereka juga sempat mencabuli dua orang balita perempuan 😦

Sedih dan miris banget rasanya waktu baca berita itu.

Tapi saya tidak kaget.

Berita kayak gini rasanya tak hanya sekali dua kali kita dengar. Dan sejak dulu pun memang para bocah sangat rentan pada perkenalan mengenai seks yang tidak wajar. Sejak jaman SD dulu banyak kan temen-temen cowok yang mulai berperilaku kurang ajar, mulai dari yang naro cermin di lantai buat ngeliat isi rok siswa cewek atau sengaja mepet-mepetin siswa cewek.

Jaman dulu aja yang mana perkembangan teknologi tidak seganas sekarang, anak-anak sudah demikian rentan, apalagi jaman sekarang? Informasi soal seks begitu mudahnya beredar lewat berbagai media, termasuk tayangan TV. Makanya, sewaktu kasus Ariel-Luna-Cut Tari dulu merebak, saya sempat kesel banget sama tayangan infotainment yang bolak balik nayangin berita itu sampe yang tadinya gak tau pun jadi tau. Ditayangkannya lengkap pula dengan cuplikan gambar dari videonya yang meskipun ditutup-tutupin sebagian, tapi tetap aja menggugah keingintahuan orang lebih lanjut, termasuk anak-anak yang mungkin secara gak sengaja nonton.

Begitu mudahnya anak-anak memenuhi rasa ingin tahunya tentang seks, lewat hp, lewat internet, atau lewat CD/DVD yang disimpen orang tuanya dan ditonton mereka diam-diam. Dan jangan pikir kalo hal ini hanya terjadi di kalangan tertentu saja, kalangan atas, menengah, maupun kalangan bawah memiliki kerentanan yang sama, cuma caranya aja yang berbeda..

Karena itu, orang tua makin ke sini harus makin waspada. Teknologi akan terus berkembang, keingintahuan anak-anak akan semakin tinggi dan semakin mudah terpenuhi, dan hal itu gak bisa kita cegah. Yang bisa kita lakukan adalah bagaimana mengurangi dampak negatif dari penyebaran informasi dan perkembangan teknologi pada anak-anak kita.

Sayangnya, masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa pendidikan seks adalah tabu pada anak (tapi dengan tololnya sebagian orang tua ini malah menyimpan CD/DVD film porno di rumah juga nyimpen video-video porno di hp mereka, tanpa mempertimbangkan bahwa bisa saja anak tanpa sengaja nonton video-video yang mereka simpan itu…gak hanya satu dua kasus kan di mana anak kecil sudah kecanduan seks, justru karena video milik orang tua mereka!).

Masih banyak juga orang tua yang cuek soal hal beginian, anak dibiarkan saja main sana-sini tanpa pengawasan, tanpa mempertimbangkan bahwa tidak semua anak adalah sepolos anaknya dan tidak menyadari bahaya bahwa bisa saja anaknya menjadi korban pelecehan anak lain. Contohnya dalam kasus pesta seks sejumlah anak di Palembang itu, terus terang saya menyayangkan orang tua dari kedua anak balita itu, seharusnya anak gak sembarangan dibiarkan bermain bersama anak laki-laki yang lebih tua begitu, kita gak pernah tau Β lho, anak-anak itu bisa saja terlihat masih polos tapi sebenarnya udah tau banyak sekali dan udah mulai suka nyoba-nyoba :(. Bukan berarti harus jadinya anak dipingit di rumah sih, tapi orang tua harus lebih selektif, dan seharusnya anak tetap bermain di bawah pengawasan orang tua. Makanya, terus terang aja, saya kalo lihat ada anak-anak balita cewek di kompleks yang mulai bermain dengan anak-anak laki-laki yang lebih besar tanpa orang tuanya ngawasin, suka ngerasa was-was sendiri liatnya…menurut saya harusnya orang tuanya masih terus ngawasin, jangan berpikiran anak udah besar, udah bisa jaga dirinya sendiri, padahal kenyataannya, apa sih yang bisa dilakukan oleh anak yang usianya lewat lima tahun aja belum untuk menjaga dirinya? Yang sudah dewasa aja masih bisa tuh jadi korban pelecehan, apalagi yang masih kecil gitu?

Sebagian orang tua lagi, meskipun sadar bahwa pendidikan seks itu penting banget untuk anak sejak usia dini, namun masih bingung bagaimana memberikan pendidikan yang tepat sesuai dengan usia anak dan juga mungkin bingung bagaimana menjauhkan anak dari kemungkinan mengalami pelecehan oleh anak lain, baik ketika anak masih kecil, maupun sampai anak beranjak dewasa nantinya.

Saya sendiri, terus terang, masih gak tau banyak soal bagaimana memberikan pendidikan seks yang tepat untuk anak. Paling yah, untuk saat ini yang bisa saya lakukan adalah mengajarkan Raja bahwa bagian di bawah pinggangnya bukan untuk dimainkan, karena itu dia gak boleh sembarang pegang bagian itu dan dia juga gak boleh membiarkan orang lain sembarangan menyentuh/memegang bagian itu. Yang bisa hanya mamanya, papanya, tantenya, dan gurunya, itupun hanya saat cebok saja setelah buang air. Hal ini saya wanti-wanti ke Raja terutama ketika dia mulai bersekolah, ya siapa tau kan ada anak yang usil di sekolah. Kalo di lingkungan rumah sih sejauh ini masih under control lah, karena Raja gak sembarangan bermain di luar, dan kalopun main sama temen-temennya pasti di bawah pengawasan ketat, hehe…

Tapi ya itu, pendidikan seks yang saya beri ke Raja sekarang ini masih cetek banget. Saya sadar, bahwa semakin Raja besar, kemampuannya mengakses informasi akan semakin meningkat dan dia pun butuh mengerti lebih banyak daripada hanya bahwa bagian itu adalah bagian yang gak boleh dimainkan. Karenanya saya harus banyak belajar. Dari buku, dari pengalaman orang tua lain, dari artikel di internet, dan kalo bisa dari seminar-seminar parenting yang ngebahas soal ini, sayang, untuk hal yang terakhir ini sampai saat ini belum kesampean buat saya, soalnya belom pernah diadain di sini, hehehe….

Tapi buat teman-teman yang domisilinya di Jakarta dan sekitarnya lumayan beruntung tuh, apalagi denger-denger bentar lagi akan ada Tetralogy Parenting Seminar yang digelar oleh Supermoms Indonesia dan menghadirkan ibu Elly Risman sebagai pembicara. Dari flyer-nya saya dapat info kalo topik yang bakal dibawakan tuh cukup dahsyat. Cucoookk banget untuk orang tua di era digital ini, karenanya sayang banget kalo seminar ini sampai terlewatkan, saya yakin akan ada banyak ilmu yang bisa didapat dan saya yakin bahwa seminar ini akan bisa meningkatkan kesadaran dan rasa awas orang tua terhadap berbagai macam hal yang bisa menjerumuskan anak dalam berbagai tindakan perilaku seksual yang tak sepantasnya baik sebagai pelaku maupun sebagai korban.

Bagi yang pengen tau lebih lanjut soal seminar ini, di sini saya pajang flyer-nya.

Saya tidak dibayar untuk ini yaaaa…… Ini memang promosi, tapi sama sekali bukan demi profit melainkan demi solidaritas antar sesama orang tua yang saya yakin dengan perjuangan dan pergumulan masing-masing, pada dasarnya menghadapi persoalan mengenai anak yang kurang lebih sama, dan siapa yang mampu bilang kalo persoalan yang saya bicarakan di sini adalah persoalan sederhana yang tak perlu mendapat tanggapan dari kita? Ini adalah hal yang harus mendapat perhatian dari orang tua agar semakin banyak anak Indonesia yang terhindar dari bahaya perilaku seksual yang tak wajar. Karena itu saya sampaikan rasa salut saya buat teman-teman di Supermoms Indonesia atas tindakan kepeduliannya lewat upaya menggelar seminar ini. Kiranya segala usaha kalian diberkati Tuhan dan moga sukses nanti seminarnya yaaa… Moga nanti banyak orang tua yang datang, agar semakin banyak orang tua yang sadar dan mendapat pencerahan soal pendidikan seks anak sejak usia din πŸ™‚

Terakhir, saya sih berharap banget agar banyak orang tua yang setelah datang di seminar ini kemudian bikin resumenya di blog, supaya saya juga bisa kebagian ilmunya, hehehe…..

Ok deh, sekian dulu cuap-cuap saya malam ini. Ini nulisnya sambil nunggu suami nyampe di rumah sih, hehe…. Gak kerasa udah weekend lagi ya, besok weekend mo ngapain yaaa??? Ah, mo ngapain pun itu, asal bisa bareng-bareng bertiga, rasanya udah heaven banget buat kami, hehe… Buat temen-temen, happy weekend juga yaaa… God bless us all! Good night!

Iklan

56 thoughts on “You Should Not Miss It…..

  1. aku juga pusing mikirin fenomena yang beginian mba.moga-moga setelah seminar ini ada ibu2 blogger yang ngasih rangkuman hasil seminarnya untuk di share di blog, karena kita2 yang diluar jkt juga penasaran…..Happy weekend

    1. Hehehehe…iya, moga banyak yang bikin rangkumannya yak, lumayan bagi ilmu ke kita-kita πŸ˜€

  2. thank you for posting this, Allisa. Sebagai orang tua yg anaknya cewek, terus terang hal2 bgini bikin khawatir yah. Aku termasuk yg setuju dg pendidikan seks untuk anak, aku kira itu penting demi kebaikan si anak sendiri. Org memang suka kontra dg hal ini krn dipikirnya seks tabu dan memberi pendidikan seks sama aja dgn ngajarin yg ga baik, padahal ya ajaran itu kan disesuaikan dengan usia anaknya.

    1. Iya, kan toh pendidikannya juga disesuaikan dengan usia anak. Kamu nanti ikut seminarnya gak Nov?

  3. Aku udah daptar….!!!

    Iya aku juga jadi serem. Sebagai ortu apalagi yang baru beberapa tahun kayak kita ini emang perlu banget seminar2 macam gini. Bahkan sebenarnya yang aku pikirkan menerapkan hasil seminar ini di kehidupan sehari2 kita. Ga mudah lho jeng, secara kan kita hidup tidak cuma bertiga aja tapi ada orang2 luar…terlebih kita ga
    24 jam ada dirumah nemenin anak,,,,,huwaaaaa….tuluuunggg…aku jadi parno…

    Ya Allah Lindungi kami semua, Amin.

  4. iya saya juga terus terang bingung gimana nanti saya mengajari pendidikan seks kepada anak saya… gimana ya caranya… wah ada seminar juga ya. betul sekali tuh coba deh lihat jadwal bisa ikut apa tidak tuh… kelihatannya bagus.

    1. Coba deh Mas diliat jadwalnya, sapa tau bisa ikutan, materinya bagus banget tuh untuk kita orang tua di era digital ini πŸ™‚

  5. dunia emang udah gila yaaaa….
    gile bener masa mencabuli anak balita????

    makanya gak salah kalo kita emang kudu lebih protektif ya dan gak gampang percaya ama orang lain… abis emang orang pada edan sekarang ini….

    1. Iyaaa…itu bocah mencabuli balita…haduuuh…kebayang marahnya orang tuanya. Tapi itulah perlunya kita selalu ngawasin anak ya Man. Buat aku protektif itu penting banget, asal gak keterlaluan banget protektifnya, selalu ngawasin anak saat dia bermain menurut aku adalah protektif yang bijak, karena kita gak pernah tau kan apa yang bisa dilakukan orang lain ke anak kita…

  6. Tertarik Parentingnya tuuh..Lis..
    Sangat di butuhkan buat orang tua yang anakknya menjelang abegeh..

    Lebih dekat sama anak, di ajak bicara, curhat..mungkin itu lebih baik..
    Dan kadang cara menyampaikan juga harus dengan bahasa yang mudah di mengerti ya..

    1. Iya teh, kalo ada waktu teh Nchie bisa ikut bergabung tuh teh, penting banget untuk Olive, apalagi Olive udah beranjak ABG kan ya… Moga anak-anak kita jauh ya teh dari hal2 serem kayak gitu..

  7. wadew .. aku malah baru tahu Lis kl di sana itu ada anak yg pesta sex, serem sekali ya !!! *nggak nyangka* apa aku yg ketinggalan berita ya

    memang kemudahan teknologi membuat ngeri juga ya buat yg punya anak kecil, aku sering bertanya bgmn ya caranya mereka mengendalikan semuanya ? kalau di rumah sih masih bisa, tapi begitu anak sekolah khan sdh nggak semuanya bisa dipantau ya sama ortunya

    1. Iya mbak, bayangin deh anak kecil yang ya ampun, masih bocah banget gitu dah ngerti aja soal pesta seks…sereemmm!!!

      Itulah mbak, jadi orang tua di masa sekarang ini tantangannya gede banget!

  8. aduh, aku suka serem deh kalo ngeliat anak perempuan kecil pake rok trs pas duduk/main, roknya tersingkap dan CD-nya keliatan. pedofil berkeliaran dimana-mana dan kebanyakan korban pelecehan seks kan, pelakunya ya orang terdekat sendiri. amit2 ya tapi, kita punya teman/sodara kelainan jiwa kek gitu. ibu-ibu, mending anaknya disuruh pake celana pendek aja deh kalo lagi main. hiyyy….

    1. Iyaaaa….pedofil di mana-mana, makanya kita harus serba hati-hati kan, jangan sampe mengundang deh, dan kalo anak main tuh kudu diawasin karena kita gak pernah tau orang lain itu sakit jiwa apa gak…

  9. Serem ya mbak kasusnya *jadi keingetan Amanda* dulu juga pernah baca ada balita diperkosa trus maap nih di kemaluannya biar gak keluar darah disumpel pake pasir. Ya Tuhan biadab banget tuh orang. Sepertinya memang perlu tuh, pemahaman soal seks pada anak karena kita gak mungkin mau dong terjadi apa-apa pada anak-anak kita kelak…
    Kapan ya seminar macam itu digelar di Surabaya, mau banget ikut…

  10. amit2 ya tuh orang gila …
    kita sebagai orang tua musti hati2 banget yaa jagain anak !! amit2 7 tturunan anak kita kenapa napa ..

  11. hmmm ngeri, berita berita macam kasus diatas itu masih banyak sekarang ini, trendnya malahan meningkat kayaknya …semoga anak anak kita dilindungi Tuhan dan dijauhkan dari hal hal seperti yang disebutkan diatas.. serta memberikan pengertian dan pengetahuan tentang sexualitas yang tepat sesuai tahapannya….
    samaan semoga nanti banyak para blogger emak yang sharing soalnya jauh nggak bisa ikutan…sukses untuk supermomID seminarnya..

    1. Iya nih, seiring kemajuan teknologi trend pelecehan seksual pada anak malah meningkat..

      Moga kita selalu jadi orang tua yang bijak dalam mendidik dan menjaga anak ya jeng dan anak-anak kita juga dijauhkan dari hal-hal mengerikan macam gitu ya..

  12. emang bener deh pendidikan seks itu penting banget. Aku aja juga ga tau mau jelasin pendidikan seks kek gimana ke radit. Ga punya bayangan samsek. Dan juga emang sangat penting kalo anak tuh dapet pendidikan seks dari orangtuanya langsung. Alhamdulillah, aku bisa ikutan seminar parenting itu nanti, dan pastiinya aku akan share ilmu yang aku dapetin di seminar itu nanti.. :))

    So stay tuneee… hehehe..

  13. Permasalah Ini sangat miris, karena kita sebagai orang tua..harus bener. melihat tingkah laku anak kita..dan mulai kita tanaman moral dan budi perkerti yang baik semenjak dini..dan selalu berulang2 kali menberitahukan mana itu yang benar dan itu yang tidak bener. semoga yang seperti ini jauh dari lingkungan kita….amiiin

  14. saya termasuk salah seorang yang masih bingung bagaimana menyampaikan pendidikan seks pada anak. berharap bisa ikut seminar ini, tapi karena diluar kota jadi agak susah 😦

  15. emang bener mba lis, pendidikan seks itu penting bgt buat anak2, orgtua wajib bgt kasih pendidikan seks ke anak2nya, tentunya dg kadar bahasa yg sesuai utk anak2 (ini kayaknya yg susyah bgt). kalo misal aku ga sempet ikut, mo nungguin temen2 blogger aja yg ikutan utk share ilmunya, hehehe…

    1. Hehehe…kalo sempet ikutan tuh jeng, sebanyak2nya ilmu dari blog, tentunya lebih nampol kalo kita sendiri hadir kan…

  16. bagus juga nih infonya jadi pingin ikutan, lihat2 dulu jadwanya ah. btw foto raja dipostingannya Arman kansebelahan sama Pascal ya, aku bilang ini namanya raja rumahnya di Palembang, loh kok namanya sama kaya nama temannya yang orang palembang juga katanya, raja yang itu jualan pempek juga gak? πŸ™‚

    1. Hahahaha…temennya Pascal namanya juga sama Raja yaaa?? Ih, kok bisa pas banget gitu ya? Sama-sama dari Palembang lagi. Bilangin Pascal mbak, Raja yang ini gak jualan pempek…hihihihi

  17. hedehh mengerikanpun beritanyah..
    kalo punya anak cewek emang lebih ngeri ya, rentan pelecehan
    eh tapi jangan salah anak cowok juga sekarang bahaya ya
    secara kan banyak tuh ditipi berita orang yg suka s*d*mi
    sebaiknya emang diajarin tegas dari kecil lis anak2 ituh

    1. Iyaaa…beritanya sereeemmm!!

      Jaman sekarang memang baik anak cewek maupun cowok punya kerentanan yang sama, makanya harus ekstra hati2 jadi orang tua. Bener tuh Dit, sejak kecil anak harus diajari untuk bisa melindungi dirinya sendiri…

  18. Suka gemeter dan mules sendiri kalau baca2 berita yang bikin miris begitu. Jaman emang sudah beda sekali, seumuran begitu kan dulu kita polos banget ya mam..

    1. Jaman kita dulu emang gak sekeras sekarang ya bund. Sekarang tantangannya jadi orang tua besar banget, moga anak-anak kita selalu dilindungi ya bund πŸ™‚

  19. iya sayang ga diadakan di sini mudah2an nanti ada yang posting seminarnya persiapan kalo nanti Alika udah bisa diajarin, jangan sampe lengah deh menyesal dibelakang tidak berguna TFS ya mb

  20. Saya dulu juga termasuk yg bingung Jeng, gimana cara pendidikan sex untuk anak. Maka saking bingung gak pernah ngomong2 apa-apa. Paling-paling memperingatkan bahwa suatu saat bila ada orang atau teman-teman yang menyentuh mereka secara tak wajar, saya suruh gamparin saja…hehehe..

    1. Hahahaha…saking bingungnya malah gak ngomong apa-apa ya mbak. Tapi yang diajarin bener juga sih, kalo ada yang berani macam-macam, langsung bertindak πŸ˜€

  21. mari kita tunggu rekapannya kakak indah mengenai seminar ini mba.
    dan walaupun tantangan sebagai orangtua semakin berat kita harus tetep semangat, nambah ilmu dan nambah bekal perlindungan buat anak dari dunia yang kezaaam.

    gw malah lebih parno karena udah ada pengalaman saudara yang menakutkan 😦
    laki-laki atau perempuan anak kita, bukan jadi alasan untuk lengah.

    1. Pengalaman sodaranya gimana tuh Ty? Serem banget yah? 😦

      Iyaa…mari kita jaga anak-anak kita sebaik2nya yaa…dan kiranya Tuhan menjauhkan anak-anak kita dari hal-hal kayak ginian ya Ty…

      1. udah pernah gw tulis mba lis di blog, gitu deh, sampe sekarang gw pun masih mules kalo inget itu.

        mudah-mudahan do’a dan usaha kita berhasil menjauhkan anak-anak kita dari semua marabahaya.

      2. Udah pernah to? Baiklah, akan ku cari di blogmu…penasaran soalnya πŸ˜€

      3. Huahahaha…ni aku lagi nyari2, itu postingan bulan apa? judulnya apa? Kamu gak naro widget search sih di blogmu…huhuhuhu

    2. Etty, hayo ikutan.
      ngeliat live justru lebih nyerap lho ilmunya. Lagian emang gak mau ketemuan sama gw, Desi, Pungky dkk. Hihihi…

      Ketjup Allisa. makasih banget ya udah dimuat di sini.
      Allisa ini melakukannya bukan karena berbayar lho…tapi karena kebaikan hatinya. Tengkyu ya Lis…salam dari Supermoms Indonesia yang lain

      1. Iya tuh Et, ayo ikutan! πŸ˜€

        Sama-sama, Ndah, salam juga buat Supermoms yaaaa….. Btw, ini bukan karena aku baik hati tapi karena ngerasa senasib sesama ibu-ibu πŸ˜€

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s