PE-ER 11

Mampir bentar ke sini buat ngerjain pe-er, sebelum makin kelupaan ngerjainnya.

Pe-er ini saya dapat hasil estafet dari sini dan seharusnya dikerjakan di penghujung 2011, tapi ya apa daya baru bisa dikerjain sekarang, hehe..

1. Blogger yang bagaimana yang gag akan pernah dikunjungi?

-> Blogger yang blognya berisi penghinaan sama agama lain atau yang mengandung pornografi.

2. Punya anak? Jika Ya, Tahukah Agan/Sismengenai Indonesian Strong from Home?

-> Iya, punya anak dan saya tau tentang gerakan itu.

3. Bagaimana jika anak Agan/Sis bercita-cita menjadi Tukang Sampah atau Hansip  (bukannya profesi sejuta umat seperti Pilot, Tukang Insinyur, Bung Dokter, dsb)?

-> Akan saya bilang, bahkan tukang sampah dan hansip pun tidak pernah bercita-cita berprofesi seperti itu 🙂

4. Apa itu SAT?

-> SAT adalah tes yang nanti akan Raja ikuti untuk masuk ke Harvard :mrgreen:

5. Fairkah jika seorang guru yang berdiri di depan kelas, yang memegang 30-35 anak yang hanya menguasai 1 bidang pelajaran (guru olah-raga misalnya), sedangkan sang anak (murid) harus menguasai 14-16 mata pelajaran? Mengapa?

-> Adil, karena si guru juga udah ngalamin hal yang sama waktu jadi murid :mrgreen:

6. Harusnya kurikulum di Indonesia seperti apa?

-> Kurikulum yang bisa membantu anak mengembangkan minat dan potensinya

7. Pernah dengar nama Ayah Edi?

-> Pernah dan sering 😀

8. Kata-kata bijak sekaligus kritik untuk blog genialbutuhsomay The Personal Touch?

-> Gak berani ngasih kata bijak maupun kritik, soalnya my blog is not even better 😀

9. Mengapa jika kita punya akun Google Adsense, lalu kita pasang di blog, tapi dalam waktu singkat terdapat klik yang tidak sebagaimana mestinya yang menyebabkan akun kita dibanned? Penyebabnya?

-> Gak tau dan gak ngerti 😀

10. Haruskah pertanyaan nomer 9 dijawab?

-> Berhubung gak tau jadi yang gak harus deh :mrgreen:

11. Perlukah semua ini Agan/Sis pikirkan dan jawab?

-> Perlu-perlu aja, berhubung dikasih dan supaya saya juga gak kepikiran, hehe..

Ok deh, segitu aja, kali ini saya gak nerusin lagi pe-ernya yah, soalnya keknya udah banyak banget yang nerima tongkat estafet pe-er ini 🙂

Have a nice day all 🙂

Iklan

38 respons untuk ‘PE-ER 11

    1. sama sekali gag… sama sekali bukan 😦 saya bahkan gag pernah ketemu langsung sama ayah edi.. saya bahkan baru tau gerakan beliau beberapa minggu lalu.. 😦 ini hanya bentuk kegundahan pribadi mengenai kurikulum di indonesia yang ternyata setelah di tengarai, merupakan cikal bakal semua kerusakan yg ada di Indonesia 😦

      kalaupun ini iklan (walau tanpa sepeserpun saiia dapat dari gerakan tersebut), saiia rasa ini positif karena -saiia pribadi- menyadari banyak hal mengenai kesalahan orang tua yg dalam term agama agak sulit ditembus 😦

      1. Yupe, kalaupun ini ‘iklan’, sama sekali gak salah kok mas, karena saya juga setuju sama gerakan ini, makanya dalam setiap tulisan saya selalu mengedepankan soal pendidikan anak di rumah.

        Kalaupun anak saya bersekolah di usia dini itu lebih kepada mengajarkan anak soal sosialisasi dengan teman-teman sebayanya, yang mana hal itu sukar dilakukan di rumah 🙂

        Hanya saja, saya kurang setuju dengan pernyataan bahwa kerusakan yang terjadi di Indonesia cikal bakalnya adalah kurikulum pendidikan di negara kita. Banyak faktor mas yang menyebabkan hal ini dan kurikulum pendidikan hanya salah satunya.

  1. banyak hal baru yg aku tahu dr jawaban PR mu di atas 🙂

    selamat atas wajah baru blognya, cantik sekali kayak baca majalah saja, soalnya foto headernya juga cantik cantik 😀

      1. Iya, mbak, soalnya yang motret yang memang punya usaha di bidang pemotretan gitu 🙂

    1. hal barunya gak yang aneh2 kan mbak, hehehe…

      Wajah barunya kembaran sama punyanya mbak Ely, hihihi…seleranya sama 😀

      1. nggak .. aku malah baru tahu tentang Indonesian strong from home, terus SAT … terus ayah Edi .. yg terakhir ini aku belum ngerti maksudnya 🙂

      2. Ayah Edy tuh berkecimpung di dunia pendidikan anak, mbak, beliau inilah kalo gak salah yang pertama kali mengeluarkan ide soal Indonesian Strong from Home. Beliau sering tampil di majalah2 pengasuhan anak gitu, mbak. Beliau juga punya blog, di sini 🙂

        O iya, soal SAT, aku juga taunya gara-gara suka nonton pilem hollywood 😀

  2. suka banget sama jawaban yang nomer 3…jawaban cerdas hehehe….iya mb pertanyaannya banyak yang aneh aneh ya…tapi mama raja lucu juga cara ngejawabnya…

  3. saiia masii agak kurang puas (kecewa barangkali sebutan tepatnya) sama nomer 3 😦
    bukankah itu artinya membelokkan passionnya si anak?!?!
    tukang sampah, hansip atau apapun itu, itu kan hanya profesi 😦
    itu artinya, mindset si mbaknya kalau denger profesi itu… (uda kebayang..), artinya si mbak akan berusaha sekuat mungkin utk membelokkan ‘keinginan’ tersebut (keinginan yg dalam mindset mbak bahwa tukang sampah atau hansip itu rendah dsb).. membelokkan ke arah yg -sekali lagi- menurut mbak ‘baik’.. sebenarnya, siapa yang berambisi?!?! ini hidup siapa? siapa yang akan menjalani hidup itu..?!??! mbak? atau si anak?!

    pernah gag denger alasan knp tukang sampah itu keren menurut mereka??!?! mereka ingin jadi tukang sampah dengan alasan agar Indonesia bisa lebih bersih lagi 😦 hiks hiks hiks..

    1. Wah, maaf mas kalo ternyata jawabannya mengecewakan 🙂

      Saya baru kali ini lho mas denger tukang sampah mengaku memang ingin jadi tukang sampah. Untuk informasi saja, saya punya cukup banyak kenalan yang berprofesi sebagai tukang sampah, karena saya sering mengajak mereka ngobrol, dan semuanya mengaku ini semua dijalani karena inilah profesi yang bisa mereka jalankan demi menyambung hidup. Beda kan antara profesi yang dilakukan untuk menyambung hidup dengan profesi yang dicita-citakan.

      Dan kalo mengenai kebersihan, jawaban saya sih sederhana mas. Pengen supaya Indonesia bersih dari sampah? Mulailah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Dan kalau memang ingin membuat perubahan bagi lingkungan di Indonesia agar tercipta lingkungan yang bersih, sekalian aja bercita-cita menjadi Menteri Lingkungan Hidup supaya dapat membuat kebijakan yang menyentuh segala lapisan. Kalo hanya jadi tukang sampah saja, tak akan cukup untuk membuat negara kita lebih bersih, mas, karena untuk kebersihan ini butuh kesadaran dan kesadaran itu bisa terpicu melalui penerapan kebijakan yang mengajak setiap lapisan untuk terbiasa hidup bersih.

      O ya, mengenai hidup siapa. Ya jelas yang akan menjalaninya adalah anak saya dan itu adalah hidupnya. Tapi saya yakin betul, karena apa yang saya pandang baik bukan karena ambisi tapi karena atas dasar kasih kepada anak yang dibangun atas dasar iman kepada Tuhan, maka yang baik dari Tuhan buat saya juga akan baik untuk anak saya.

      Thanks ya buat tanggapannya 🙂

      1. saya setuju sama “Beda kan antara profesi yang dilakukan untuk menyambung hidup dengan profesi yang dicita-citakan.” semoga memang yang kita pandang baik bukan karena ambisi tapi karena atas dasar kasih kepada anak yang dibangun atas dasar iman kepada Tuhan.

        over all.. saiia puas.. saiia gag nyari yg bener atawa yg salah.. karena pada dasarnya.. gag ada sesuatu itu salah.. dan semua adalah pilihan.. hmm gag nyambung nii kek nya.. lagi mumed soalnya 😦

        makasii replynya iia mbak 😉 semakin memperkaya..

      2. Iya, semua tergantung pilihan orang tua bagaimana hendak mendidik anak-anaknya. Yang pasti, orang tua selalu pingin kasih yang terbaik tinggal nanti dilihat bagaimana hasil akhirnya 🙂

        Terima kasih kembali juga ya 🙂

    1. Aku juga sukaaa sama jawaban itu, dan memang seharusnya gak perlu lagi dijelasin mengapa 😉

      Jeng Tyka kan guru, jadi pasti tau persis gimana rasa tanggung jawab sebagai orang tua 😉

  4. Lis, itu yang ngasih pertanyaan sopo sih ?
    Dooh untung akika gak pernah dapet PR ginian. Akika bingung mau jawab apa. Apalagi kalo setelah jawabpun akan mendapatkan respon beraneka macam. Semoga dapet PR yang pilihan jawabannya Setuju-Tidak setuju aja deh. Gak pake mikir. *sapa juga yang mau ngasih PR*

    1. Kebayang kalo ini kamu yang jawab, ndah, pasti langsung rame deh. Secara dikau artis, jadi setiap omongan pasti ditanggepin…hehehehe…

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s