Wonderful…. ^_^

Fiuuuhhh…. Luama gak ngeblog. Perubahan besar yang terjadi di hidup kami serta  beberapa kesibukan yang saya jalani membuat banyak cerita bahagia belum sempat terdokumentasi di sini. Tapi karena saya gak rela hal-hal penting ini berlalu tanpa dokumentasi, maka walaupun telah agak lama lewat, saya tetap ingin menuliskannya di sini 🙂

No Longer Long Distance Family

Yesss!!! Yesss!!! Yesssssssss!!!!!

Akhirnya, status sebagai long distance family itu untuk sementara kami tinggalkan.

Yupe, sejak seminggu lalu tepatnya tanggal 18 Mei 2011, si papa sudah resmi bertugas di kota Palembang dengan jabatan sebagai manajer Rayon Rivai. Rayon Rivai adalah nama unit yang melayani daerah pusat kota Palembang dan kantornya adalah tepat berada di depan kantor saya, hehehehehe….

Sebenarnya desas-desus bahagia ini sudah mulai kami dengar sejak kurang lebih dua minggu yang lalu dari beberapa rekan kerja terutama dari bidang-bidang strategis macam Distribusi trus juga dari manajemen. Tapi untuk seutuhnya percaya, saya masih belum mau. Oh well, jika belum ada kepastian berupa Surat Cinta di tangan kita, maka lebih baik tahan diri dulu daripada kecewa nantinya. Meskipun, data dan informasi juga sudah berbicara demikian, namun kami tetap memilih diam. Bahkan keluarga besar pun tak ada yang kami kabari.

Sampai kemudian, hari Jumat tanggal 13 Mei 2011 *ini tanggal keramat, jadi sangat perlu untuk dicatat!! :mrgreen:*, sementara saya lagi makan siang bareng sekretaris bidang dan teman saya, Puput, di PTC Mall sehabis belanja *i’ve got some cute purple stuff that day 😀* setelah sebelumnya meeting di Udiklat, si papa menghubungi saya. “Ma, papa udah dapat undangan pelantikan…”

Hooorrrrayyyy!!!!! Praise JESUS!!!!

Pengen rasanya saat itu lonjak-lonjak gembira kalo gak ingat lagi di tempat umum. Pengen rasanya nangis bahagia kalo gak ingat tar disangka orang gila 😀

Akhirnyaaaaa….setelah 5 tahun menjalani hubungan jarak jauh, semenjak jadian di 25 Mei 2006, tunangan di 17 Mei 2007, kemudian menikah di 08 Maret 2008, hingga punya anak di 03 Februari 2009, Tuhan mengijinkan kami untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang ‘normal’, kehidupan cinta tanpa jarak…. Terima kasih, Tuhan…

Jika ditanya bagaimana ceritanya sampai suami saya bisa ‘loncat’ pindah ke unit ‘terbesar’ di wilayah kami, jujur kami juga bingung.

Dari manajer sebuah unit yang sangat kecil di daerah pedalaman, suami saya kemudian dipindahkan ke unit yang paling besar di wilayah kerja kami yang melayani pusat kota palembang. Dari unit dengan total omset sebulannya 1.9M suami saya kemudian dipercaya untuk mengelola unit dengan omset hampir 40M. Tak pernah ada di bayangan kami bahwa si papa bisa diberikan kesempatan loncatan seperti itu dan kami juga tak pernah meminta ke siapapun. Doa kami setiap hari ke Tuhan hanya supaya Tuhan beri kesempatan supaya si papa bisa pindah ke unit yang lebih dekat lagi ke Palembang, di mana bayangan kami paling tinggi yah ke Prabumulih yang masih dalam wilayah Cabang Lahat juga. Tapi hitung-hitungan manusia memang selalu kalah ya dengan hitung-hitungan Tuhan. Bukan hanya ‘dekat ke Palembang’ yang dikasih Tuhan, tapi langsung ke kota Palembangnya 😀

Yang bisa kami bilang, adalah puji Tuhan untuk semuanya! Kami percaya, ini pekerjaan dan anugerah Tuhan saja untuk kami 🙂

Gak bisa lagi deh saya deskripsikan di sini, bahagianya kami seperti apa. Selamat tinggal semua perasaan gundah setiap kali si papa akan berangkat kembali ke tempat tugasnya dan meninggalkan kami selama 5 hari. Selamat tinggal juga perasaan sedih yang selalu mampir ketika Raja bertanya “pappa mana?????”. Pun selamat tinggal untuk semua malam-malam sepi di mana saya harus tidur tanpa pelukan hangat suami dan bersaat teduh di hadapan Tuhan sendirian. Dan oh ya, selamat tinggal juga untuk semua pekerjaan ‘laki-laki’ yang terpaksa harus saya handle di rumah berhubung suami jauh…hihihihi…

Sekarang, semuanya terasa sangat ideal. Pagi-pagi saya bisa menyiapkan semua keperluan suami, trus bisa sarapan dan ke kantor bareng, ketika papa dan mamanya pulang Raja bisa bermain lengkap bersama papa dan mama, kami juga bisa makan malam bareng, diskusi bareng, trus bersaat teduh bareng sebelum bobo. Kalo si papa harus balik ke kantor untuk memantau jalannya piket malam, kami juga suka ikutan, hehehehe. Yang pasti sih sekarang banyak sekali hal yang bisa kami lakukan bareng-bareng. Bahagianyaaaa….. Raja juga nampak sekali terlihat lebih bahagia dan selalu ngerasa amaze ketika melihat papanya pulang kantor tiap hari dan di pagi hari, papanya yang selalu membangunkannya. Oh ya, sekarang tugas menuntun Raja untuk berdoa setiap hari dilakukan oleh papanya, dan Raja terlihat lebih puas dibanding berdoa bersama mamanya 😀 😀

Hari pertama si papa bekerja di sini, ketika dipamitin oleh kami, Raja bilang begini, “Pappa keja dulu yaaa? Tapi nanti pulang lagi kan????? wkwkwkwkwk… Sejak dapat kepastian tentang kepindahan si papa, saya memang langsung ngabarin Raja jadi Raja sudah ngerti kalo papanya sekarang tinggal di rumah, kerjanya gak jauh lagi 🙂

Tantangan si papa di tempat yang baru ini tentu saja lebih berat, apalagi dengan event Sea Games di akhir tahun ini. Dan memang Rayon Rivai selalu jadi sorotan, secara melayani pusat kota Palembang dengan sejumlah pelanggan strategis di dalamnya (termasuk mall favorit Raja : PIM :mrgreen:). Buat saya juga lebih besar, karena kali ini tak ada lagi alasan buat saya tidak aktif memimpin kegiatan Persatuan Ibu di unit ini, hihihihihihi….

Tapi kami percaya, sebesar apapun tantangan yang ada di sini, Tuhan Yesus pasti menolong dan menyertai kami sama seperti Tuhan sudah menyertai kami selama ini lewat segala kesulitan dan tantangan.

Esok subuh, rencananya kami akan ke Lahat dan Tebing Tinggi untuk acara serah terima jabatan sekaligus perpisahan juga dengan para staf di unit Tebing Tinggi dan juga yang di Cabang Lahat. Doakan semua lancar yaaa….

O ya, hari Minggu siang kemarin kami berburu kenang-kenangan untuk para anggota persatuan ibu PLN Tebing Tinggi di Pasar 16 alias Mall 16. Sengaja, nyari di situ karena harganya pasti jauh lebih murah. Setelah keluar masuk toko di tengah kondisi pasar yang crowded, puji Tuhan dapat juga barang yang oke menurut kami: tempat kue persegi dari Vicenza. Ibu-ibu pasti suka yang kayak gini, hihihi, lha wong saya juga suka kok. Segera deh dibungkus 30 buah, buat saya juga 1, hihihihi… Saya suka juga nih sama produk Vicenza, walopun koleksinya masih dikit banget. Anyway, yang pasti yang namanya ibu-ibu, pasti seneng banget sama peralatan rumah tangga yang kayak gini, tul gak???

Square Cake Plate by Vicenza

One Night Stay At Junior Suite Room Grand Zuri Hotel

Grand Zuri Hotel Palembang...

Cuti bersama di hari Senin tanggal 16 Mei kemarin, kami liburan semalam di Grand Zuri Hotel. Ini sih sebenarnya ide dadakan dari si papa. Siangnya, kami masih sempat kedatangan tamu 1 keluarga yang notabene sesama PLN dan sesama orang Batak juga. Mereka di rumah sampe lewat jam makan siang dan kami sempat lunch bareng dengan menu tekwan a l a mbak Santi yang super enak.

Setelah mereka pulang, si papa langsung ngajak, “Ma, mumpung besok masih libur, kita nginap di hotel yuk malam ini, sekalian biar ngajak Raja renang sore ini dan besok pagi sekalian juga ngerayain papa pindah…”

Saya langsung nganguk-ngangguk setuju trus kami langsung jalan deh buat nyari hotel yang oke. Hotel pertama yang kami datangi adalah Grand Zuri Hotel yang berjarak kira-kira 20 menit saja dari rumah. Hotel ini masih terbilang baru di Palembang. Di hotel ini ada 3 kelas kamar: superior, deluxe, dan junior suite. Semuanya ada yang kosong. Kami hanya tertarik yang deluxe  dan junior suite-nya dan ketika survey ke kamarnya, kami langsung sepakat pengen yang junior suite aja. Lumayan, room rate-nya juga lagi didiskon dari Rp 1.250.000 ke Rp 950.000. Untuk sebuah kamar suite, harga segitu nampak tidak terlalu fantastis kan?

At The Lobby....

Setelah deal dengan kamarnya, kami langsung balik ke rumah untuk nyiapin perlengkapan perang nginep di hotel semalam. Di jalan balik, Raja bobo dan tidak terbangun hingga kami tiba di rumah. Lumayan, acara siap-siap berlangsung lancar tanpa intervensi dari Raja, hihihihi…. Persiapan kami gak banyak, hanya pakaian termasuk kostum renang trus sama bekal terutama tekwan-nya mbak Santi. Sayang kalo ditinggal di rumah, habis tekwannya enak banget, sih 😀

Seluruh anggota keluarga kami ajak, jadi termasuk si suster dan mbak Santi juga ikut bobo di hotel malam itu. Lumayanlah, mereka jadi bisa refreshing serta terutama buat mbak Santi yang belum pernah nginap di hotel seperti ini jadi bisa ngerasain dan ngeliat seperti apa yang dinamakan hotel itu 😉

Selesai siap-siap, kami langsung berangkat. Semua pada semangat dan berbahagia dan meski begitu di tengah jalan si suster tiba-tiba ngomong, “Ya ampun bu…baju renang Raja ketinggalan…..” yang kemudian membuat kami harus putar arah balik ke rumah hanya untuk mengambil baju renang Raja 😀

Junior Suite Grand Zuri Hotel Palembang

Nyampe hotel lagi udah hampir jam 5 sore. Langsung masuk kamar trus langsung deh menyerbu area kolam renang yang asik dan teduh serta yang terpenting tidak begitu ramai. Seperti biasa, awalnya Raja agak ragu untuk nyemplung, tapi giliran udah nyemplung dan sudah terbiasa dengan dinginnya air, ni anak langsung menikmati sensasi bermain air bareng papa dan mamanya. Selagi kami berenang, si suster dan mbak Santi duduk-duduk santai di pinggir kolam sambil menikmati semilir angin yang lumayan terasa dari lantai 3 gedung hotel ini…

Setengah jam kemudian, kami keluar dari kolam trus balik lagi ke kamar 601. Kami bertiga kemudian mandi bareng. Kamar mandinya luas banget dan baik bath tub maupun shower tersedia di situ. Si papa mandi di shower sementara saya dan Raja memilih berendam dalam hangatnya air di bath tub. Seruuuuu!!!!!

Selesai mandi, kami menyerbu bekal yang dibawa dari rumah. Serasa bener lagi piknik deh, hehehehe… Raja juga makan dengan menu nasi plus tekwan plus ikan patin goreng. Sedaaaapppp!!!!

Agenda selanjutnya setelah selesai makan adalah jalan-jalan. Rencananya malam ini kami akan jalan ke mall terdekat, PTC.  Di sana, Raja sempat maen di playground selama kurang lebih sejam, si suster dan mbak Santi sempat belanja dan membawa pulang beberapa kaos dan kemeja, saya juga sempat belanja rok dan sunglasses *tentu warnanya ungu dunksss!!! :mrgreen:* dan si papa sempat beli sepatu serta new gadget : galaxy tab. Padahal ya, kami masih berada di kota tempat tinggal kami dan kami juga jalan-jalannya ke mall yang hampir tiap minggu juga kami datangi. Tapi karena mikirin setelah ini bakal pulang ke hotel, kok ya rasanya jadi seperti yang sedang berada di luar kota yak??? 😀 😀

Saat kami keluar dari mall, waktu sudah menunjukkan hampir pukul 10 malam, di Palembang, jam segitu mall sudah siap-siap mau tutup lho. Selesai nge-mall, kami belum langsung balik ke hotel tapi singgah dulu ke Sate Soepardi, rencananya di kamar hotel nanti kami mau nyate bareng…segala urusan diet tinggalkanlah dulu, malam ini kami pengen menikmati semuanya…huehehehehe…

Nyampe hotel, kami menikmati sate plus lontong plus gulai bareng sambil nonton dan becanda. Enak dan seru. Raja juga ikut menikmati. Terasa benar rasa kekeluargaan itu, meskipun si suster dan mbak Santi hanya orang-orang yang bekerja pada kami. Yah, bagaimanapun, merekalah orang-orang terdekat kami di sini 🙂

Puas sama sate Soepardi yang uenak, kami siap-siap untk bobo. Kami tidur di dalam, si suster dan mbak Santi di ruang tamu, mbak Santi bobo di atas sofa panjang, si suster bobo di atas dua sofa yang disatuin. Malam itu, kami tertidur lelap dengan hati yang bahagia.

Esok paginya, kami terbangun pukul 7 lebih. Langsung pada gantian mandi untuk turun sarapan. Kami dapat jatah sarapan untuk 4 orang dewasa dan kami sama sekali tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyicipi hampir semua menu yang tersedia…huehehehehehe…. Raja juga seperti ikut-ikutan. Sehabis menikmati semangkuk bubur ayam, ni anak menghabiskan 1 buah roti cokelat dan masih juga nyicipin mie goreng mamanya.

Setelah perut kenyang dengan aneka menu sarapan ini, kami kembali menyerbu area kolam renang. Di pagi ini, suasana malah lebih sepi dibanding kemarin sore. Seneng banget si Raja waktu diajak renang lagi dan yah, lagi-lagi mesti ada drama untuk mengajak anak ini keluar dari kolam… hihihihi…

Renang selesai, kami balik ke kamar, mandi lagi, trus bersiap untuk check out. Siang itu kami pulang dengan hati bahagia dan puasssss…. Raja yang kecapean sehabis renang, tertidur di jalan pulang dan baru bangun dua jam setelah kami nyampe rumah 😀

Partamiangan @Home

Sabtu, tanggal 20 Mei 2011, rumah kami mendapat jadwal sebagai tempat ibadah mingguan dari gereja, dalam bahasa bataknya disebut partamiangan yang artinya ibadah. Setelah kami pertimbangkan, akhirnya kami sepakat agar ibadah nanti sekalian juga dijadikan acara syukuran kepindahan si papa ke Palembang. Perlu banget nih dibikinkan ibadah syukurnya, secara selama lima tahun terakhir kehidupan kami, hal ini selalu masuk dalam daftar doa dan permohonan kami.

Setelah konsultasi dengan pihak gereja, mereka pun setuju kami sekalian juga mengundang anggota Punguan Samosir serta beberapa rekan kerja kami yang seiman. Ok deh, acara pun lanjut!

Untuk menu makan bersama sesudah ibadah, kami memilih gurami asam manis bumbu rica bikinan sendiri, daun ubi tumbuk, saksang, BPK, dan sup daging. Empat menu terakhir kami pesan saja dari rumah makan khas Batak, Laponta *saya yakin, most of this blog readers yang notabene adalah orang Batak, gak mungkin gak ngiler sama tiga menu di tengah 😀 😀*. Untuk pelengkapnya, kami memilih buah pepaya dan semangka saja.

Persiapan di rumah dimulai sejak Sabtu pagi diawali dengan agenda belanja di pasar tradisional. Daftar belanja mingguan kali ini jadinya lebih panjang dari biasanya. Pulang dari pasar, selesai mandi dan sarapan, saya-si papa-Raja jalan lagi ke JM Supermarket untuk membeli toples kaca jumbo untuk tempat krupuk nanti *punya saya sebelumnya ukurannya masih kurang jumbo…hihihihi* sama termos nasi ukuran 12 kg. Kalo untuk gelas, piring, sama sendok mah saya sudah lama nyetok berlusin-lusin di rumah. Aneka Bowl serta piring besar untuk tempat sajian menu makanannya juga saya sudah punya, tinggal pilih yang ukurannya cocok. Sejak awal berumah tangga, saya memang sudah mulai menyetok perkakas macam ini karena tau bahwa pasti di rumah bakal sering ada acara-acara seperti ini dan saya gak pengen mentang-mentang keluarga baru trus selalu harus pinjem punya tetangga. Pokoknya saya harus punya sendiri di rumah, termasuk kuali dan dandang ukuran jumbo! Dan ya, saya memang termasuk yang gemar ngumpulin perkakas rumah tangga macam ini, makanya saya juga suka mengoleksi Tupperware dan Vicenza :mrgreen:

Pukul setengah 7 malam, para tamu mulai berdatangan. Jam 7 acara ibadah pun dimulai. Lumayan, yang hadir hampir 50 orang dan puji Tuhan, selama ibadah berlangsung, Raja cukup bijak untuk memilih duduk diam di antara papa dan mamanya. Ibadah selesai, giliran makan-makannya. Puji Tuhan, makanannya sangat dinikmati dan tandas tapi tak kekurangan. Cukuplah untuk mengenyangkan semuanya bahkan beberapa tamu sempat kami beri bungkusan 😀

Semua tamu pulang setelah jam sudah menunjukkan pukul 10 lebih. Tinggallah kami dengan segala urusan beres-beres rumah dan cuci-mencuci tumpukan piring. Dengan gotong royong, gak nyampe pukul 12, semua sudah beres. Puji Tuhan…..sekarang tinggal beristirahat. Esok paginya kami harus ke gereja, jadi harus segera lelappp….

More Tupperware Collection

One of my blog readers yang kemudian sering kontak-kontakan dengan saya via bbm di mana kami saling memanggil eda berhubung sesama orang Batak dan usianya sepantaran (walopun saya asli Manado, tapi saya sudah diberi marga Batak yaitu Siregar sejak tanggal 15 Maret 2008, jadi sudah berhak dong menyandang predikat sebagai orang Batak…hihihihi), beberapa waktu lalu setelah membaca tulisan saya yang ini mengabari via bbm bahwa mamanya yang notabene adalah agen Tupperware dan penyuka warna ungu juga ternyata masih punya stok Crystal Collection 1 set lengkap!! Saya langsung ditawari, harganya sama dengan yang saya tahu dan bonusnya adalah pengiriman tanpa ongkos kirim. Hohohoho…saya sudah cukup lama mencari-cari Crystal Collection ini jadi langsung deh setuju. Besoknya saya transfer, dua hari kemudian 1 set Crystal Collection idaman saya itu udah nyampe ke rumah…. yesss!!! Yang seperti ini nih yang menambah nikmat memilik blog 😉

Fiuuuuhhhh…demikianlah beberapa cerita bahagia yang kami alami akhir-akhir ini. Lumayan panjang juga nih tulisannya. Tanpa foto, udah dapat 5 halaman MS Word dengan tulisan Calibri 11 dan spasi 1, hihihihi…  Mungkin yang baca juga sampe bosan bacanya, hehehe… Tapi gak apa, yang pasti, keluarga kami sedang sangat bahagia dan semuanya oleh karena Tuhan saja. Karena Tuhan begitu baik untuk kami hingga begitu banyak anugerah yang dicurahkan-Nya untuk kami….

Ok deh, sekian dulu tulisannya. Sore ini saya harus pulang cepat untuk siap-siap berangkat ke Lahat esok subuh. Doakan semoga perjalanan kami lancar dan penuh sukacita yaaa…. God bless you all, fellas!!

PS :

Apa saja hal-hal seru yang berubah setelah kami tinggal serumah, akan saya ceritakan di tulisan selanjutnya 😉

Iklan

40 thoughts on “Wonderful…. ^_^

  1. Ciee… senangnyah! Selamat yah, Jeng mulai sekarang dah 1 atap lagi ma suami 😀 Puji Tuhan bangeett, deh. Terjawab sudah kenapa jarang posting, tau dooong; baru sibuk dengan suami pastinya hihihi….

    Btw, itu foto Raja yang terbaru ya? Nyaris pangling, wajahnya kok agak beda. Udah besar nih, kayaknya dah siyap punya dedek baru 😀

  2. waduh saya membacanya antusias sekali …selamat yah mama Raja, turut senang saya membaca kini telah berkumpul kembali like a normal family..maksudnya nggak long distance family lagi..hehehe…tiap saya tengok ke blog mom allisa kok tumben blom update..ternyata usut punya usut sedang menikmati berkantor dekat dengan si papa…:)
    Hmmm bisa membayangkan saya dunia PLN seperti apa…karena satu OM saya masih disana skg di PJB surabaya…satunya lagi dah pensiun dengan dana Pensiun yang waktu itu membuat saya membelalakan mata melihat hitungannya…:)
    Welldone mam, selamat memimpin ibu ibu persatuan PLN…pasti kalo pimpinannya kayak mom allisa pasti sering jalan jalan nieh..enaknya 🙂

    1. Waduh…amiiinn…doakan saya bisa menjadi ketua PI yang baik dan bersahaja ya mama Kinan 😀

      Semoga saat saya pensiun nanti, hitungan pesangonnya masih seperti dulu atau bahkan lebih nambah…wkwkwkwkwkwk

  3. aku bacanya sambil merasa senang, i’m happy for you 🙂 . kyknya bru kmrn baca postingan ttg ulbul ke 27 Raja,brarti dah ancang2 mo kasih adik nih ? kan papany raja udh pindah he… Smga tugas baruny bs dlaksanakn dg baik ya. Membayangkan tekwannya,jd ngiler, kirim ke jogja mbak, hihihi…

  4. Cmiiw,
    Partangiangan da..asal kata tangiang=doa
    Wkwkwkwk-padahal bhs batakku juga marpasir2-sotoy*–jgn ditoyor ya..
    Happy for ya all bebeH
    Pap J,luv ya…

    Kiss*

    1. Hihihi..iya ya, yang bener tuh Partangiangan karena asal katanya dari Tangiang. Sori ya da…hihihi…itu aku nulis partamiangan karena banyak juga yang nyebutnya gitu, sama kayak banyak yang nyebut martamiang instead of martangiang. Tapi bener sih, harusnya pake yang memang asli bener. Tks ya da buat koreksi…

      Papa J love u too!!!

  5. Puji Tuhan…………..
    Udah denger desas desus gosip seantero PLN sie…
    tapi berhubung mama RaJa masih GTM ya daku juga ikutan GTM gak nanya donk 🙂

    SELAMAT

    SELAMAT

    SELAMAT

  6. Wah…, seneng banget bacanya. Selamat ya Jeng. Ikut seneng dengernya. udah gak ada lagi nih ritual nyiapin koper setiap Minggu malam hehe. Jadi lebih semangat menunggu saat indah itu tiba juga dalam keluarga kami hihihi.

    Sekali lagi Selamat…, ditunggu cerita2 selanjutnya yang pasti tambah seru dengan lengkapnya keluarga 🙂

  7. Walaupun daku belum bernasib sebaik dirimu dan Mbak Mella di Batam sono… tapi aku ikutan seneeeeennngggg banget dapet berita ini. Selamat ya….. bener bener seneng pastinya. Waaahh….. jadi berkhayaaalll…. hihihihihi…..

  8. Waaa…selamat mam. Kebahagiaan mama Allisa sekeluarga, membuat saya ikut bahagia nih. Sudah gak long distance fam lagi. Btw, marga mam Siregar to? Saya malah gak sempet dikasih marga nih 😀

  9. yihaaaaaa udah seatap lagi sama papa raja… seneng banget ya mom, jadi nggak jauh2an lagi 🙂
    eh eh eh… kayanya bentar lagi proyek adenya segera dilaksanakan nih hehe…

  10. wedewww ketinngalan berita nih..sorry mam baru baca postingan yang ini..
    terharu bacanya, beneran smp keluar air mata *hehe lebay yah..
    pasti bahagia banget ya..SELAMAT YA buat Raja sekeluarga….semoga kebahagiannya terus dilipatkan..
    yup betul mam..acara syukuran untuk berbagi kebahagiaan..sekali lagi selamat ya 🙂

    1. Hehehe…tks mbak Rully karena sudah ikut berbahagia dengan kami…saya jadi terharu nih 🙂

  11. Mbak Allisa,
    Aku baru mampir lagi.
    Aku ikutan seneng bacanya waktu tau Papa Raja akan berkumpul sama keluarga kembali di Rayon Rivai. Semoga sukses terus ya…
    Oha ya, Grand Zuri juga ada di Jababeka sini. Aku sih belon pernah nginep, cuma kalo tamu aja yang suka diinepin di situ. Biasanya biar gak rempong jemputnya kalo harus diinepin di hotel di Jakarta.

    1. Iya, mbak Indah, Grand Zuri ada juga di Jababeka, tapi mungkin Grand Zuri di sana lebih bagus daripada di sini, hehehe…

      Tks ya mbak buat ucapan selamatnya. Sukses selalu juga untuk mbak Indah sekeluarga yaaa…

  12. Akhirnya yah Lis tinggal seatap sama si Papa. Berarti lo udah keluar dari gank Jablaywati dunks. Tinggal gw neh yang masih betah jadi pengurus huehehe

    Btw congrats buat Papa Raja. Jangan lupa traktirannya buat keluarga zulfadhli lho????* 🙂

    1. O iya dong, diriku sudah resmi keluar dari gang jablaywati…hahahaha…

      Traktiran??? Boleh, asal maen ke Palembang dulu, San :p

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s