Count The Blessings….

2010 hampir berakhir dan seperti tahun-tahun sebelumnya, akhir tahun selalu menjadi saat yang sempurna untuk melakukan perenungan, mengingat kembali semua berkat yang diterima serta pencapaian dan kegagalan yang terjadi di sepanjang tahun yang hampir berakhir.

Dan buat saya, mengingat dan menghitung berkat yang diterima adalah bagian yang paling asyik karena akan membuat saya terkejut sendiri bahwa ternyata begitu banyaknya hal yang perlu untuk disyukuri dalam hidup saya dan saya juga akan semakin terkejut mendapati bahwa berkat itu sebegitu banyaknya hingga kemampuan manusiawi saya yang fana ini tak bisa menghitungnya lagi…

Ya, berkat Tuhan memang teramat sangat banyak dan setiap hari selaluuuu ada saja anugerah yang diberikan untuk kita. Mulai dari nafas hidup; udara yang masih terus bergerak dan memenuhi bumi; benda-benda angkasa yang tetap pada tempatnya dan menjalankan tugasnya dengan sangat baik; bumi yang masih berotasi dan berevolusi; hukum gravitasi yang masih tetap berlaku; tumbuhan dan hewan yang masih menjadi sesama mahkluk hidup untuk kita; sampai pada orang-orang yang kita kasihi yang masih bisa berkomunikasi, tertawa, dan menangis bersama kita; pertambahan usia; Tuhan bahkan sanggup memberikan berkat di balik bencana yang kita alami; Tuhan bahkan rela memberikan anugerah keselamatan bagi kita yang sungguh fana ini…

Tak ada yang kebetulan, tak ada juga yang semestinya…semua hanya karena anugerah…

Sangat banyak, senantiasa berlimpah, selalu baru…

Seperti kata Bible,

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya Rahmat-NYA, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-MU!

(Ratapan 3 : 22 – 23)

Terima kasih Tuhan…

Senantiasa Engkau berikan berkat-berkat tak terduga untuk kami, keluarga kecil Samosir-Krones ini…

Banyak sekali, Tuhan…

Dan sekali lagi, kami tak mampu menghitungnya..

Tapi saya tetap ingin mengingat sebagian kecil di antaranya…

Di awal tahun, hampir bertepatan dengan ulang tahun anak pertama kami, Rajamin Juan Theodorus Samosir yang pertama, kami bisa menyelesaikan renovasi rumah. Rumah menjadi lebih besar, lebih nyaman, dan ada ruang lebih untuk Raja mengeksplorasi hal-hal baru dalam hidupnya.

Di pertengahan tahun, si papa mendapatkan promosi jabatan.

Hampir bertepatan dengan ulang tahun saya ke 28, kami diberi rejeki nomplok oleh Tuhan: sebuah ‘mobil keluarga’ baru. Ini benar-benar tidak disangka-sangka. Sudah lama memang kami bercita-cita pengen punya mobil keluarga, bukan mobil sedan seperti yang kami punya saat ini. Tapi dihitung-hitung, kami baru bisa punya mobil idaman kami di 2011 dengan syarat si sedan sekarang musti dijual dulu. Tapii….hohohoho…hitung-hitungan manusia memang selaluuuuu kalah canggih daripada kalkulatornya Tuhan. Seiring dengan promosi jabatan si papa, beberapa fasilitas pun diperolehnya, termasuk sebuah mobil dinas yang bukan merupakan luncuran dari manajer ranting yang lama, melainkan mobil baru yang diterbitkan oleh Toyota berjudul Avanza yang baruuu aja keluar dari show room. Karena mobilnya baru, si papa pun ditawarin untuk langsung mengambil alih kepemilikan mobil itu hanya dengan syarat menebus uang mukanya sebesar Rp 53 juta. Siapa yang gak mau punya mobil keluarga baru ‘hanya’ dengan mengeluarkan uang segitu saja? Kami langsung oke, dan puji Tuhan, dananya pun disiapkan Tuhan. Ah, benar-benar rejeki nomplok! Sekarang, kalau si papa ada, di rumah terparkir dua mobil, yang satunya mobil lama dan yang satunya lagi mobil baru. Dan tak banyak yang tau bahwa ‘harga’ si lama masih lebih ‘mahal’ dibandingkan si baru, hehe…what a lucky us! Biarpun buat orang lain, mobil ini biasa-biasa saja, tapi buat kami, ini merupakan sebuah berkat yang lumayan gede, hehe..

Dan, ketika tahun ini hampir berakhir, puji Tuhan pada akhirnya saya bisa juga kemana-mana nyetir mobil sendiri, hehe… Ini sebenarnya diawali dengan si Asep, supir saya yang diterima bekerja di tempat yang lebih baik dengan status yang lebih pasti. Pikir-pikir, daripada saya nyari supir baru yang belum tentu cocok dan bisa jujur, mending saya berusaha untuk mandiri. Tapiii….dengan pertimbangan si papa bahwa meski sudah berkali-kali belajar nyetir, saya tetap belum bisa membagi konsentrasi antara kopling dan penguasaan kemudi serta mengingat mobil kami yang meski berjenis sedan tapi lumayan bongsor juga bodinya, maka si papa pun memutuskan: menggantinya dengan mobil yang lebih kecil  juga matic :mrgreen:

Maka, jadilah saya dibelikan si Atoz yang super mungil ini, hehe…

Dan sejak senin kemarin, puji Tuhan saya bisa juga pulang-pergi kantor bawa mobil sendiri. Senin-Rabu masih didampingi si Asep, dan di hari Kamis alias hari ini, saya benar-benar sendiri, hehe… Dan yang menyenangkan, karena si papa janji bahwa kalau saya bisa membuktikan bisa bertanggung jawab nyetir sendiri, tahun depan Hyundai i10 yang memang sudah saya taksir bakal parkir di rumah…asiiiikkk!!! Semoga Tuhan berkenan and…keep your promise, pa, coz I believe GOD will help me to drive very well 😀

Ah, terima kasih Tuhan. Sekali lagi, berkat-MU memang melimpah untuk keluarga kami. Dan kami percaya, apapun yang akan terjadi di 2011, berkat-MU tak akan pernah berkurang, penyertaan-MU tak akan pernah lalai untuk kami.

Hmm….sudah tanggal 23. Hari ini, hari terakhir saya bekerja di kantor di 2010. Besok, kami sekeluarga pulang ke Manado,, yupe meski oleh karena berkat Tuhan juga rumah kami di Palembang sudah penuh dengan suasana Natal tapi kami tetap merayakan hari istimewa ini di Manado… Ah, gak sabar rasanya. Terakhir pulang di September 2009. Saya sudah kangen berat dengan kota kelahiran saya, terutama rumah orang tua di sana. Apalagi setelah membaca tulisan mbak Elsa yang ini, kangen saya semakin bertambah berkali-kali lipat…

Manadooo…I’m coming home!!!!

O ya, dengan kami sekeluarga bisa pulang bersama merayakan Natal bersama keluarga di Manado juga merupakan sebuah berkat yang sangat indah! Oh Tuhan…yes, YOU are so GOOD!!!

 

Iklan

11 respons untuk ‘Count The Blessings….

  1. Mbak Allisa,
    Begitu banyak nikmat dari Tuhan yang bisa kita rasakan, harus kita syukurin. Tapi sebenarnya masih banyak lagi hal-hal kecil yang patut kita syukurin, tapi kita miss *talk to my self* bahwa itu juga suatu blessing. Waktu kejadian anak inspector ku kemarin, aku seakan diingatkan, bahwa kesehatan anak kita juga merupakan blessing yang harus kita syukuri.

    Semoga kita menjadi manusia yang semakin pandai untuk mensyukuri nikmat Sang Pencipta…amin.

    Have a nice trip to manado ya, Bang Raja dan keluarga. Jangan lupa oleh-oleh cerita serunya…

  2. Letak kebahagiaan adalah bagaimana kita pandai bersyukur atas nikmat Tuhan. Merry Christmas, Happy New Year 2011 & Happy Holiday. Ditunggu oleh-oleh ikan rowa nya hehehe 😀

    Btw, itu kalimat awalnya kok 2011 hampir berakhir? 😀

  3. selamat atas segala pencapaian dan keberhasilan di 2010 lis, semoga di tahun tahun yang akan datang, Tuhan senantiasa memberikan berkat nya untuk keluarga samosir – krones ini..

    selamat packing2 yaaa?? Selamat Natal – selamat berlibur – selamat tahun baru -salam hangat untuk keluarga besar di manado.

  4. Betul mba kalo mau menghitung2 nikmat (kalo mba allisa blg berkat) yang Tuhan beri, pasti ga akan ada habisnya, bahkan mungkin lidah kita sudah tak mampu lagi bersyukur (saking lelahnya) tapi nikmat itu belum habis juga disebut, hehehe… Met berlibur tuk Raja sekeluarga, jangan lupa oleh2nya ya… ^^

  5. bener Lis, nikmat Tuhanm sekecil apapun harus disyukurin. Lah apalagi yang gede kaya dirimyu. Semoga di taun yang baru kita terus diberi nikmat oleh-Nya yah Say 🙂

    Happy holidei dan jangan lupa oleh2nya buat Zahia hihihi bukan begituh Bnag Raja Ganteng?? 🙂

  6. Sama seperti yang Jeng Lisa ucapkan di blogku, “selamat untuk pencapaian dan semua berkat tak terduga yang datang untuk keluargamu”, turut senang membacanya 🙂

    Merry Christmas & Happy New Year 2011…
    dan gak lupa, selamat liburan di Manado, ditunggu ceritanya 🙂

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s