Stories From This Couple of Days

Beberapa hari ini sebenernya udah kangen banget untuk nulis di sini. Memang bukannya karena ide dan ilham di kepala udah banyak banget, sih *hohoho…of course because I’m not a real blogger and my mind is definitely never filled with brilliant ideas and thoughts to be written here*, tapi karena memang kepingin aja nulis tentang apapun itu yang masih ada korelasi, konektivitas, dan relasi dengan keluarga kecil Samosir-Krones.

Beberapa hari ini, karena kerjaan sedang buanyak-buanyaknya, otomatis kegiatan blogging di kantor ditiadakan. Nyusun rencana untuk nulis malam-malam sesudah Raja bobo, eh, selesai saat teduh saya malah sibuk dengan kegiatan nonton Bones yang makin bikin penasaran aja di Fox dan setelah itu malah baca Temperance Brennan novels sampe lewat tengah malam, setelah itu ya jelas tinggal ngorok aja. Niat mo nulis pas lagi di perjalanan rumah-kantor-rumah juga tinggal kenangan, karena saya hampir selalu tertidur sepanjang perjalanan saking lelah dan kurang tidurnya *yang gara-gara my own bad!!* -> ni satu keuntungan menggunakan jasa supir, ketika lelah dan kantuk menyerang di perjalanan, kita bisa dengan tenang ngorok!!! Wkwkwkwkwk…

O ya, ngomongin soal supir, kemaren-kemaren masih adaaa aja orang yang usil nanya2 alasan kok mesti pake supir yang ujung-ujungnya suka bilang, “manja banget sih!!!” , bahkan ada juga yang seolah maksain saya supaya bawa mobil sendiri. Dulu sih saya masih baik-baik jelasinnya, tapi setelah masiiihhh ada aja yang usil, akhirnya saya jawab sekenanya: “Ya kalo ada orang yang bisa nganterin kemana-mana ngapain capek-capek bawa sendiri???” Hasilnya?? Yang bersangkutan cuma bisa diam, senyum kecut, trus ngacir deh…wkwkwkwkkwk… Rasain!! Kalo waktunya masih banyak sih, pengan saya terus khotbahin: “Kan bagus, itu artinya puji Tuhan, dengan rejeki yang Tuhan beri, saya diijinkan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, itu artinya berkurang 1 orang pengangguran di negara tercinta ini! Itu satu hal yang perlu disyukuri bukannya malah dipertanyakan!!” Kekekekekek…

Ah, sebuah cerita yang ada-ada saja..

O ya, tadi saya sempat singgung tentang Temperance Brennan novels dan serial Bones. Keduanya juga ada ceritanya sendiri. Saya tertarik membaca Temperance Brennan novels setelah nonton Bones. Serial ini bercerita tentang seorang anthropologist yang bekerja sama dengan FBI untuk memecahkan kasus-kasus pembunuhan. Tokoh utamanya bernama Temperance Brennan yang juga diceritakan sebagai seorang penulis novel terlaris di amrik. Serial Bones diilhami dari kehidupan nyata seorang anthropologist bernama Kathy Reichs.

Kathy Reichs adalah penulis Temperance Brennan novels yang juga bercerita tentang seorang anthropologist bernama Temperance Brennan.

Sekilas, pasti terpikir bahwa Temperance Brennan in Bones is the same with Temperance Brennan in novels. In fact??? Hohoho it’s nothing at all!!! Both of them have different life, character, and background, meskipun lingkup pekerjaannya hampir sama, yaitu berhubungan dengan tulang belulang korban pembunuhan.

Uniknya lagi, dalam Bones, Temperance Brennan diceritakan menulis novel dengan tokoh protagonis utama bernama Kathy Reichs…

Benar-benar sebuah hubungan disengaja yang aneh 😀 😀

Yah, apapun itu, I like them both. Ya serialnya, ya novelnya. Yang pasti, dari keduanya saya bisa belajar beberapa hal mengenai tulang belulang dan tentunya bisa mengetahui alangkah uniknya kehidupan profesi Kathy Reichs dan terus terang, saya sangat tertarik dengan berbagai latar belakang pendidikannya 😀

O ya, ngomongin soal profesi dan kerjaan, beberapa hari terakhir ini saya turun lapangan ke loket-loket pembayaran rekening listrik dalam rangka ngetes aplikasi baru. Saya ditemenin sama dua orang anak OJT baru di divisi saya, namanya Puput *hari ini si jeng satu ini ulang tahun ding…met ultah ya jeng!!!!!* dan Dania. Masuknya baru sekitar dua bulanan ini. Dari segi usia, mereka jelas jauh lebih muda, kira-kira bedanya dengan saya 6 tahun, dan tau gak sih, saya sempat shock ketika Dania memanggil saya ‘ibu’ saat pertama kali ketemu. Huwaaaa!!!!! I’m not that old!!!! 😀 😀 😀

Syukur akhirnya mereka berdua sadar juga akan faktor kemudaan saya, hingga akhirnya saya dipanggil ‘mbak’ sama mereka. Tapi kalo lagi usil sih, bisa juga mereka manggil saya ‘tante’. SIGH!!! 😀 😀

Anyway, kehadiran mereka di sini bikin saya senang, karena dengan demikian status saya sebagai the only woman at the office resmi dicabut. Saya juga jadi punya temen untuk berceriwis ria. Sebelumnya sama temen-temen yang kaum adam ya memang selalu penuh canda juga. Cuma rasanya beda aja becanda dan ngegosip dengan teman cowok dibanding sama temen cewek, tentu aja lebih seru jika kegiatan menyenangkan itu terjadi di antara sesama cewek kan???? Hehe….

Mereka berdua belum pernah turun lapangan, makanya kemaren sengaja ngajak mereka. Puji Tuhan, mereka terlihat lumayan seneng. Saya jadi teringat, dulu saya juga semangat banget waktu pertama kali diajak berkunjung ke unit. Seneng banget rasanya bisa ngeliat secara langsung para staf di unit berhubungan dengan pelanggan yang datangnya dari segala latar belakang, mulai dari pelanggan kecil yang cuma punya daya 450 VA sampe pelanggan super gede dari golongan industri dan pemerintah. Makin lama berada di unit, makin seneng, karena ada banyak ilmu tentang proses bisnis di PLN yang bisa saya pelajari.

Kemarin, kami dua hari di loket Rayon Rivai yang lokasinya masih satu dengan kantor kami kemudian lanjut sehari di Ranting Mariana yang berjarak sekitar sejam dari Palembang. O ya, ada hal menarik yang saya temukan, ternyata kebanyakan pelanggan tidak mempertanyakan apalagi memprotes mengenai kenaikan TDL. Sebenarnya sih memang tidak ada lagi yang perlu diprotes, toh itu adalah kebijakan pemerintah dan PLN hanya menjalankannya. Apalagi, setelah PLN membuat kebijakan yang menurut saya justru menyusahkan diri sendiri, yaitu dengan adanya pembatasan naik-turun 18%. Ini yang kemarin sempat menyulitkan proses perhitungan rekening listrik. Dan terus terang, aneh saja rasanya ketika sudah ada peraturan baru, tapi peraturan lama yang seharusnya sudah dibatalkan malah tidak bisa dilepaskan 😦

Kemarin sore, hasil dari pengujian aplikasi baru tersebut sudah saya laporkan, tinggal tunggu nanti keputusan manajemen gimana.

Hari ini juga saya dan si papa ada janji ke notaris. O ya, suami saya memang sedang di Palembang, semalam baru aja nyampe. Yipiiieeee….senengnya!!! Tadi bbm-an, si papa lagi asyik maen dengan jagoannya di rumah. Tadi pagi waktu saya mo berangkat ke kantor, Raja juga lagi asyik maen bola sama papanya di taman bermain. Setelah saya tinggal, karena ni anak ribut pengen ikutan naek mobil, maka jadinya Raja diajak keliling-keliling komplek pake mobil si papa. Aman, deh, saya jadinya bisa berangkat dengan tenang 😀

O ya, ada kabar gembira juga. Semalam bbm-an sama papa saya di Ambon dan beliau memastikan bahwa mereka termasuk keluarga kakak saya bakal berlibur lebaran di Palembang!!! Yihaaaa!!!! Senangnyaaaa!!! Can hardly wait for the next month!!!

Sudah dulu ah, kerjaan masih numpuk nih setelah tadi waktu habis berjam-jam untuk meeting yang puji Tuhan ada juga kesepakatan indah yang diambil 🙂

Have a nice weekend everyone!!!

PS: Ini ada beberapa foto waktu kami di unit dan tentu saja yang tak akan ketinggalan : foto-foto jagoan kecil saya yang ganteng 😀 😀

Puput dan Dania (Ijin nampangin foto kalian di sini yaaaa.... 😀 😀 )

Pelanggan lagi ngantri di loket Rivai

Kondisi loket Mariana yang sederhanaaa....banget

He's always cute!!

hurried for my lovely mama!!!

Iklan

2 thoughts on “Stories From This Couple of Days

  1. Hehehe, akhirnya yah Jeng dirimyu ga satu2nya penyamun di sarang pria *lho?!?!*

    Ngomong2 Raja mah pake baju warna apa ajah teteup ganteng. Jadi pengen ngerasain punya anak cowo neh 🙂

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s