Are only paintings in my mind…

Lagi dengerin Paintings In My Mind by Tommy Page yang saya download pagi tadi..

Entah kenapa, sejak beberapa hari terakhir, tiba-tiba keinget aja sama lagu-lagunya Tommy Page dan jadi kepengeeennn banget untuk dengerin ulang. Makanya, tadi pagi saya kemudian sibuk dengan agenda mendownload lagu-lagunya Tommy Page, mulai dari Paintings in My Mind, A Shoulder to Cry On, Minetta Lane, I’ll be Your Everything, I’m Falling In Love, Heaven In Your Eyes, Christmas Without You, You Make Christmas Feels Like Heaven, and so on…

Buat yang pernah hidup di masa taon 90-an dan termasuk penggemar lagu-lagu melankolik, kemungkinan besar tau sama Tommy Page dan lagu-lagunya yang menurut saya enak banget didengar itu..

Setelah sebelumnya bernostalgia dengan masa SMA, mendengarkan lagu ini membuat memori saya terkenang akan masa yang lebih silam lagi, yaitu masa SD dulu.

Yupe, saya pertama kali mengenal lagu-lagu Tommy Page sewaktu saya masih duduk di bangku SD. Pelaku yang memperkenalkannya adalah kakak saya yang jaman itu lagi seneng-senengnya sama si TomPe *demikian kakak saya menyingkat nama Tommy Page*, Richard Marx *lagu apa lagi yang paling disenenin kalo bukan Right Here Waiting :D*, NKOTB *walah, tiba-tiba aja jadi kangen banget sama the Knight Brothers!!*, Take That *nah, kalo ini bikin keinget sama si ganteng Gary Barlow*, juga MLTR.

Waktu itu kakak sudah duduk di bangku SMP dan saya lumayan beruntung punya kakak yang selera lagunya lumayan bagus juga, paling tidak cocoklah sama saya. Karena itu saya gak pernah protes sekalipun hampir setiap siang dan malam mau tak mau saya harus ikut mendengarkan lagu-lagu kesayangannya itu, karena ceritanya dulu kami sekamar berdua *dulu sering kepengen pisah kamar karena sering berantem, sekarang setiap hari saya kangen bisa bobo sekamar lagi dengan kakak saya..hikksss*.

Karena keseringan denger dan karena memang lagu-lagunya terdengar pas di telinga, saya pun jadi ikut menyukai lagu-lagu yang disukai kakak saya, terutama yang punyanya Tommy Page ini. Gak cukup hanya dengerin, saya juga berusaha menghapal liriknya, dan saya yang masih kecil itupun berusaha mencari tau arti lagu-lagu itu yang kesemuanya bicara tentang cinta-cintaan, he he….

Di masa itu, ketika teman-teman saya lagi doyan-doyannya nyanyiin lagu-lagunya Enno Lerian, Agnes Monica, ato Trio Kwek-kwek, saya lebih tertarik menyanyikan A Shoulder To Cry On yang sudah saya hapal liriknya from the beginning to the end 😀

A Shoulder to Cry On akan membuat semangat saya bangkit lagi sehabis kena marah dari mama atau papa. Time akan membuat saya berkhayal tentang masa depan. Minetta Lane membuat saya yang senang menari ballet berkhayal sedang menari di tepi danau.

Gak nyambung kan??? He he, memang benar. Secara waktu itu saya masih kanak-kanak yang sebenarnya belom ngerti apa itu cinta. Saya gak bisa menghayati love song karena belom pernah merasakannya, karena itu saya kemudian menghayatinya dengan cara yang berbeda..yang gak nyambung itu, he he…

Tapi ada satu lagu yang membuat kesan yang seolah masuk ke dalam alam bawah sadar saya, yaitu Paintings In My Mind..

Liriknya kira-kira seperti ini..

Picture this, you and me..

Walking down on white sand beach

We’re holding hands, the warm winds blow

We’re all alone

Dulu, lagu itu selalu mengingatkan saya pada suasana pantai yang memang sangat saya sukai. Langit jernih, pasir putih, laut biru, udara hangat… Suasananya benar-benar menyemangati saya, bahkan sekalipun dengan hanya membayangkannya saja. Dan entah kenapa, sekalipun masih kecil, tapi waktu itu saya sudah membayangkan akan berada bersama kekasih hati saya kelak di sebuah pantai berpasir putih, berjalan, sambil bergandengan tangan… Dan moment itu, harus terabadikan dalam sebuah foto… Itulah khayalan saya dulu setiap mendengar lagu ini…

Khayalan yang kembali saya dapati ketika mendengar lagu ini lagi… Dan yang kemudian membuat saya terkejut, karena mendapati bahwa khayalan itu ternyata telah menjadi kenyataan lewat gambar ini…

Paintings in My Mind (ME Version 🙂 )

Kebetulan??? Ah, tentu tidak… Tak ada satupun yang kebetulan di dunia ini, karena semua terjadi atas seijin Bapa di Sorga…

Hari ini, setelah mendengar kembali lagu-lagu dari masa silam ini, saya kembali bisa merasakan jiwa kanak-kanak saya dulu, karena ternyata saya masih menghayatinya dengan cara yang tidak jauh berbeda dengan dulu. Kenangan masa kecil di rumah juga tiba-tiba berseliweran di benak saya… Kenangan manis yang kini tinggal kepingan-kepingan gambar dalam ingatan saya…

Iklan

10 thoughts on “Are only paintings in my mind…

  1. Say,kalimat terakhir di tulisanmu sangat menyentuh skali….”Kenangan manis yg kini tinggal kepingan-kepingan gambar dlm ingatan saya…”
    Wuaaaah…Jd ingat masa kecil,jd ingat keluargaku nun jauh dsana,jd ingat saat2 bermain & jg bertengkar dgn adikku, jd kangen pd smua hal yg pernah kualami brsama keluargaku namun kini tak bisa kurasakan lg,hiks…hiks….
    Btw,fotonya keren lho… 🙂

    1. he he, cewek yang romantis pasti seneng deh sama lagu2nya si Toms 😀

      Kmrn aku prewednya di manado, san… Itu salah satu fotonya, di salah satu pantai yg paling bagus di manado 😀

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s