Building Up Another Web Based Application

Sejak senen kemaren, mulai coding lagi. Kali ini bikin aplikasi manajemen infrastruktur IT di sini.

He he, setelah sejak lama mengembangkan aplikasi untuk manajemen ini dan itu di kantor saya, baru nyadar belakangan ini bahwa aset IT kami di sini juga butuh aplikasi supaya bisa dikelola secara baik. Maka jadilah, saya kemudian mengembangkan aplikasi ini…

Aplikasi ini saya kembangkan berbasis web. Kayak biasanya, servernya Apache, programming language-nya PHP, dan database-nya MySQL. Sengaja pake icon baby yang pake topi wisuda, secara dari 4 staf di sini, 2 di antaranya baru punya baby, dan 1-nya sedang dalam status a dad-to-be πŸ˜€

Musti semangat nih ngerjainnya biar bisa cepat selesai dan sapa tau bisa diikutkan dalam Lomba Karya Inovasi PLN di tahun ini *he he, gak pernah bosen ikut LKI, biarpun belom pernah menang πŸ˜€ πŸ˜€*

O ya, pengen curhat sedikit juga. Tadi, pagi-pagi, waktu nyampe kantor, seperti biasa saya bersihin meja kerja saya dulu.

Saya selalu ingat, bahwa berdasarkan survey, meja kerja di kantor malah menyimpan lebih banyak kuman daripada ruangan toilet. Karena gak mau meja kerja saya menjadi salah satu penyumbang suara dalam survey itu dan karena memang saya gak suka sama yang judulnya kotor-kotor, maka hampir tiap pagi sebelum kerja saya bersihin meja dulu. Mulai dari atas meja sampe ke CPU, monitor, printer, keyboard, mouse, printer, dan segala asesoris ungu itu πŸ˜€

Gak mungkin harepin OB untuk bersihin, jadi saya selalu membersihkannya sendiri.

Sambil ngelap meja, saya ngeliat ruangan kerja saya. Ruangan kerja kami lumayan luas. Terdiri dari 5 bagian. Pertama untuk server (yang makan space paling besar), kedua untuk Deputi Manajer alias bos saya, ketiga untuk staf yang terdiri dari 4 orang, keempat ruangan untuk meeting yang terdiri dari meja panjang dan 5 buah kursi, dan terakhir adalah ruang serbaguna yang ada meja dan kursi tamunya juga ada meja kecil yang kami jadikan sebagai pantry πŸ˜€

Sebenarnya ruang kerja kami sudah lumayan nyaman.

Sayang, sering berantakan. Gak hanya meja-meja kerja teman2 yang pada berantakan, tapi juga di hampir seluruh tempat.

Di atas meja tamu ada kantong plastik hitam besar tak terpakai yang teronggok begitu saja lengkap sama sampah bekas makanan. Ada juga di situ koran terbitan beberapa hari yang lalu.

Di lantai dekat meja pantry ada kabel roll yang kabelnya sudah kemana-mana.

Di ruang meeting, lagi-lagi ada kabel roll yang tergeletak begitu saja di lantai. Dan di atas meja ada sampah makanan, majalah-majalah bekas, kertas-kertas tak terpakai, bahkan abu rokok!! *salah seorang kawan kerja saya memang perokok*

Para OB di sini taunya hanya ngangkatin sampah dari keranjang sampah dan mencuci gelas/piring/sendok kotor saja. Mereka gak pernah beres-beres yang lain kecuali kalo kami minta secara khusus yang tentu musti dilengkapi sama salam tempelnya juga.

Sayangnya, temen-temen di sini kurang begitu peduli sama yang namanya kerapian dan kebersihan. Makanya suka banget ngebiarin sampah makanan mereka di atas meja. Sehabis baca majalah dan koran gak diberesin lagi. Barang-barang kecil punyanya kantor semacam spidol, stapler, dan sebagainya, sehabis dipakai sering diletakkin sembarangan. Karena tau dengan kebiasaan mereka, saya selalu menyediakan semua alat tulis menulis dan peralatan lainnya di atas meja saya. Setiap mereka pinjem, selalu saya bilang, “Tar dibalikkin lagi ke tempat nya ya….”

Karena gak mau ruang kerja kami terlihat kayak kotor dan berantakan begini, saya kemudian *lagi-lagi* ambil inisiatif untuk ngeberesin. Koran dan majalah saya taruh kembali di tempatnya, begitu juga dengan barang-barang kecil lainnya. Sampah saya buang ke tempat sampah. Kabel roll saya gulung kembali lalu saya simpan di lemari tempat kami menyimpan aneka tools kami.

Setelah semua diberesin, ruangan kami jadi lumayan terlihat rapi dan bersih.

Tapi itu tadi pagi.

Siang ini, waktu saya kembali dari rumah… tanda-tanda ke-tidak-rapian dan ke-tidak-bersihan mulai terlihat. Di atas meja meeting kembali ada sampah makanan dan kertas hasil coretan. Gak hanya itu, kabel power yang ukurannya gede-gede juga ikut jadi pajangan di atas meja meeting kami.

Fiuuuhh…. capek deh…

Saya gak marah, hanya rasanya gimanaaa…gitu… Mungkin karena pada dasarnya saya senang dengan yang judulnya kerapian dan kebersihan, makanya kalo liat ada yang kayak gini-gini rasanya kok jadi terganggu ya…

Tapi sudahlah… nanti tinggal tanya aja siapa yang bertanggung jawab terhadap sampah dan kabel itu. Biar mereka sendiri yang ngeberesin… Biasanya sih kalo dikasih tau mereka langsung bilang “o iya…ya…” trus langsung deh diberesin πŸ™‚

*ini sebenarnya pengen cerita tentang aplikasi baru…tapi kok ya malah lebih panjang curhatnya yak???*

Iklan

5 thoughts on “Building Up Another Web Based Application

  1. Hehehe, emang gituh deh Mba resikonya kalo seuangan sama orang2 yang kurang care dengan kebersihan. Ya sud, ga usah dimasukin hati. Anggep ajah nambah2 pahala, kan kebersihan sebagian daripada iman πŸ™‚ raja udah bnagun belum? Zahia mah masih molor jadi Bundanya bisa kelayapan dulu buat blogwalking πŸ™‚

    1. Iya, sih, bun… kebersihan adalah bagian dari iman, jadi dijalani saja dengan hati yang bersyukur..hihi..

      Raja tadi pagi bangunnya jam 6 kurang, padahal masing ngantuk banget tuh dia. Tapi karena didengernya suara-suara burung di luar, langsung deh gak kepikiran lagi buat ngelanjutin bobonya πŸ˜€

      Hehehe, ibu2 jaman sekarang ya…kalo ada waktu luang bukan lagi dipake untuk merajut, menjahit, dsb, kayak pendahulu2 kita…tapi ngenet!!! Kereeennn!!!! πŸ˜€ πŸ˜€

  2. asikkk…bikin aplikasi baru lagi. gak pernah bosen ya say kamunya bikin software. aku sll kagum lho sama org2 yang bs bikin program2 gitu,kyknya kok pinter banget yah?? πŸ˜€ πŸ˜€

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s