Olive Oil

products-xtlightBeberapa hari yang lalu, saya sempat share tentang tumisan di milis MPASIRumahan. Di situ saya tulis kalo saya numisnya pake olive oil. Trus ternyata ada yang nanggepin kalo olive oil itu gak bagus untuk tumisan krn justru akan menjadi lemak jahat.

Memang benar sih…

Tapi… olive oil yang mana dulu nih???

Jenis olive oil itu banyak dan masing-masing memiliki kegunaan dan keunggulan tersendiri *memang salah saya juga sih karena gak menerangkan olive oil apa yang saya maksud*

Saya kemudian memposting jenis-jenis olive oil ke milis…dan tentu saja, saya pengen juga dong share di sini, supaya semakin banyak yang tau. Info ini saya dapat dari http://irmaone.wordpress.com/2008/09/23/minyak-zaitun-khasiatnya/. Sudah saya cek kebenarannya di http://www.bertolli.com/canadese-e/bertolli-products_cae.asp?country=cae&lang=enΒ dan memang… betuuulll!!!

Extra Virgin Olive Oil minyak paling murni merupakan hasil ekstrasi pertama, warnanya kehijauan. Bagus digunakan untuk campuran makanan matang, antara lain salad, topping pizza, campuran sayur rebus, atau sebagai celupan roti. Jenis ini tidak bagus untuk menggoreng atau menumis karena kadar acidity regulation alias kandungan minyaknya sangat rendah, selain itu rasa dan aromanya lebih tajam. Untuk diminum sebaiknya yang jenis ini.

Virgin Olive Oil warna hijau kekuningan, minyak zaitun murni ditambahkan minyak zaitun sulingan dg tujuan untuk meningkatkan potensi antioksidanya yg hilang selama proses pengolahan minyak zaitun sulingan.

Pure Olive Oil warna kekuningan. Cocok digunakan untuk menumis atau menggoreng, namun bisa juga digunakan sebagai tambahan pada makanan matang.

Extra Light Olive Oil warna lebih jernih dari Pure Olive Oil. Sempurna untuk menggoreng atau menumis, dapat juga digunakan sebagai campuran kue atau es krim.

Light Olive Oil kadar asamnya lebih banyak dari Extra Virgin Olive Oil n Virgin Olive Oil, diatas 4%. Ada pengalaman di pabrik penyulingan minyak zaitun di Tripoli. Sementara Extra Virgin Olive Oil kadar asamnya 0,5-1% warna yg dihasilkan kehijauan, Virgin Olive Oil hijau kekuningan kadar asamnya sekitar 4%, nah yg Light Olive Oil warnanya kekuningan..

Hasil riset Dep. Epideminology Univ. Harvard menunjukan, wanita yg banyak menkonsumsi Olive Oil menurun 50% dari resiko terkena kanker payudara.

Nah, kalo kita pake yang merknya Bertolli, wah…lebih banyak lagi tuh jenisnya… mulai dari olive oil yang biasa, sampe yang organic, bahkan sampe yang bentuknya spray atau yang sudah ditambahin bumbu…

So…silakan gunakan berbagai jenis olive oil tersebut di atas sesuai dengan kegunaannya…

Iklan

11 thoughts on “Olive Oil

  1. Hai Mama Raja,
    Salam kenal, main-main ke blognya, banyak artikel menarik ya πŸ™‚ Salahsatunya ttg Olive oil ini, bermanfaat banget niy soale aku juga lagi cari-cari info yang banyak biar ga salah kasi ke anakku. TFS yah. Izin aku share di blog-ku

    1. Halo bunda Lana… salam kenal juga ya… sy juga udah mampir nih ke blog bundana Lana, oke juga πŸ™‚

      Silakan bun, klo mo dishare jg di blognya ttg olive oil ini, spy mkn banyak ibu2 yg dpt pengetahuan yg bnr ttg gimana ngasih makanan yg sehat untuk keluarga di rumah…

  2. salam kenal mama raja, saya senang nih baca blognya, terutama waktu saya bingung nyiapin MPASI jadi inspirasi . tks bgt buat info olive oil ini πŸ™‚ btw yang bisa dipake ke kulit yang mana yah. tks

    1. Klo yang saya jelaskan di sini lebih cocok utk masakan. Klo utk wajah mgkn lbh baik cari brand yg mmg menyediakan olive oil utk kulit

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s