Palembang.. Home Sweet Home…

Raja(799)Besok, kami akan pindah ke rumah kami yang baru. Rumah yang gak pernah kami sangka sebelumnya akan kami beli, karena memang sejak dulu gak pernah berencana untuk punya rumah di palembang. Tapi akhirnya kami harus realistis. Kami bakal tinggal di sini untuk waktu yang kemungkinan lama, sementara kondisi rumah kontrakan kami, yang bertipe 45 itu, yang dulunya terasa luas, tapi yang sekarang rasanya mentok sana sini itu, ternyata sudah tidak cukup lagi untuk kami..terutama untuk Raja…

Akhirnya rumah itu kami beli.

Sebuah rumah bertipe 82 di sebuah kompleks yang terletak di daerah Kenten.

Ada beberapa alasan yang membuat kami memutuskan untuk memilih dan membeli rumah ini.

  1. Rumahnya bagus. Dibangun 3 tahun yang lalu dan dipelihara dengan sangat baik oleh pemilik lama. Dari tipe 42 dikembangkan menjadi tipe 82. Kusen pintu dan jendela, daun pintu, keramik, dan material lainnya sudah bukan yang standard lagi melainkan udah diganti dengan yang bagus dan kualitasnya oke. Saya paling tertarik dengan pemilihan keramik untuk ruang tamu dan ruang keluarga. Cantik banget menurut saya… Kami memang mencari rumah yang seperti ini, yang sudah siap untuk ditinggali tanpa perlu kami melakukan renovasi ini-itu lagi.
  2. Ukuran rumah nya pas banget dengan kebutuhan kami. Ruang keluarganya luas. Pertama kali melihatnya, saya langsung membayangkan Raja lari-larian di situ, menyenangkan banget rasanya. Selain itu, rumah ini juga termasuk sudah lengkap. Di depannya ada taman (bunga-bunga plus pot-potnya yang bagus-bagus itu digratiskan untuk kami, lho….), ada garasi yang muat untuk 2 mobil, ada ruang tamu yang lumayan luas, ruang  keluarga yang juga luas, ruang makan, dapur, ruang nyuci plus lantai khusus untuk mesin cucinya, 2 kamar tidur, dan 2 kamar mandi.
  3. Pondasinya sudah dibuat untuk dua lantai. Dak di bagian belakang juga sudah dibuat. Jadi kalo Tuhan kasih kami rejeki lagi, lantai 2 nya bisa kami bangun tanpa ada kendala.
  4. Kompleksnya bagus dengan fasilitas yang sangat memadai. Semua jalan-jalan sudah jadi. Ada taman bermain yang letaknya dekat banget dengan rumah kami. Taman bermainnya lengkap lho dengan perosotan, ayunan, timbang bolong, panjatan, de el el. Water boom juga sementara dibangun. Fasilitas air 24 jam dijamin penuh, karena air bersih ini dikelola sendiri oleh developer. Keamanannya 24 jam, ada security officer yang berjaga di depan gerbang masuk dan melakukan ronda di malam hari. Jadi intinya, kompleksnya sudah jadi dengan kata lain bagusnya bukan cuma di maket aja.
  5. Di dalam kompleks ada Gereja HKBP, puji Tuhan banget, jadi kami bisa beribadah di dekat rumah, bisa ikut ibadah mingguan dari rumah ke rumah, bisa punya tempat ibadah yang tetap…dan kalau Tuhan ijinkan kami rindu bisa melayani-Nya… Minggu yang lalu kami sudah ke gereja ini, sudah ngobrol dengan Gembala Sidang-nya, dan mereka siap melayani kami untuk ibadah memasuki rumah baru yang rencananya bakal diadakan tanggal 5 September nanti…
  6. Persaudaraan antar tetangga terlihat erat. Hal ini kami tangkap dari banyaknya kegiatan antar warga yang dilakukan di situ, baik waktu menyambut 17-an, juga menyambut bulan puasa ini. Di dekat rumah kami bakal diadakan pasar bedug lho…kebayang deh ramenya gimana… Waktu kami lagi di sana, beberapa kali tetangga mampir untuk menyampaikan undangan syukuran di rumahnya. Suasana kekeluargaan yang kayak gini nih yang asyik…
  7. Yang jual orangnya baek dan proses negosiasi harga berlangsung tidak terlalu lama. Yang bapak orang Palembang, yang ibu orang Makassar. Sejak awal ibunya langsung senang sama kami begitu tahu kalo dia sama dengan saya, sama-sama orang Sulawesi yang merantau jauh ke Sumatera, he he…
  8. Harganya pas banget. Kami sudah survey sana-sini, dan hampir langka menemukan rumah bertipe 80-an yang dijual dengan harga total 236 juta (kami bayar cash ke yang punya sebesar 136juta, trus ngelanjutin kredit pemilik yang lama ke bank yang masih sisa 90an juta lagi… mudah-mudahan Tuhan ngasih kami rejeki lagi, jadinya kredit ini bisa segera kami tutupi)

Satu-satunya kekurangan dari rumah ini adalah letaknya yang bisa dibilang agak jauh dari kantor. Jaraknya sekitar 20-30 menit. Tapi tak apalah, saya yang harus pintar-pintar menyiasati waktu supaya datang ke kantor tidak –tambah—telat, bisa pulang ke rumah pas istirahat siang, dan bisa tiba di rumah sebelum pukul 5 sore. Selain itu, ukuran rumah yang luas membuat saya tambah kepengen adanya ART. Selama ini sudah cari ke mana-mana. Tapi kok susah banget ya nemunya… Semoga Tuhan akan kirimkan orang yang tepat buat kami, sebagaimana Tuhan mengirimkan suster Kartini untuk mengurus Raja…

Rencananya, besok kami mulai pindahan. Truk untuk mengangkut barang serta orang-orang yang akan membantu  sudah kami hubungi, prosedur pengangkutan barang juga sudah kami atur, dan  sejak dua minggu lalu kami sudah mulai mengepak barang. Fuiiihhh….rumah jadi penuh dengan kardus berbagai ukuran. Semalam lagi-lagi saya lembur di rumah.  Dan sepertinya tar malam saya masih harus lembur lagi (syukur si papa sejak semalam sudah di sini, soalnya pagi ini si papa ikut job posting manajer ranting). Capek dan bakal tambah capek sih… tapi gak apa-apa. Saya justru merasa sangat bahagia. Kami semua, tak terkecuali si suster juga merasa sangat bersemangat. Mulai besok kami akan tidur di rumah yang baru…yang jauh lebih nyaman…dan pasti lebih baik…

Doain semuanya lancar ya….

Iklan

10 thoughts on “Palembang.. Home Sweet Home…

  1. wiiihh.. bunda nya syauqi juga ketularan semangat nya nihhh 😀 …
    selamat yaa? samosir fams…
    selamat juga buat raja, pasti asyik tuh bisa lari larian di rumah sendiri.. 😀

    1. halo Nath…. he he… ternyata ketemu di sini juga…

      Iya nih, Raja memang ganteng… siapa dulu dunks papanya????!!!! hi hi..

      Pa kabar nath? still in Europe??

  2. hehe.. Ga kak, aku sudah pindah ke Bali skarang. Kapan kapan main ke Bali, kak ajak Raja ya. Salam buat B’Poltak ya 🙂 JBU

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s