Rescued By God from Gas Explotion

Jumat sore kemarin… seperti sore-sore di setiap weekday, sepulang kantor dan setelah berganti pakaian dan bersih-bersih, saya memerah ASI. Raja sedang digendong oleh suster. Kami duduk di ruang depan sambil nonton TV. Acara apa yang ditonton, saya lupa karena sedang konsentrasi memerah ASI sambil bercanda seru sama Raja…

Di suatu saat, kami terdiam. Dari dapur terdengar suara berdengung yang cukup keras. Si suster bertanya, “Itu suara air rebusan yang matang ya bu? Kok kenceng banget ya?” Saya menjawab, “iya yah… ni kok bau gasnya juga kecium banget…” sambil menutup botol ASIP kemudian beranjak ke dapur…

Di dapur, bau gas tercium sangat tajam. Saya langsung mematikan kompor yang tadinya dipake merebus air untuk mandi saya. Suara berdengung masih terdengar sangat keras. Bukan berasal dari kompor. Saya tahu. Itu suara gas yang bocor dari tabungnya. Benar saja, begitu gas compartment dibuka, bau gas langsung menyebar dari dalamnya. Saya dan suster langsung berpandangan. Tuhan… kami baru sadar. Kami baru saja diselamatkan dari bencana besar dengan cara yang sangat ajaib…!!!

Siapa yang bisa menjelaskan secara ilimiah mengapa api di kompor yang sedang menyala tidak memicu gas yang sudah menyebar ke mana-mana itu untuk meledak??? Hanya ada satu penjelasannya…memang di luar akal manusia… Tuhan Yesus yang menjaga kami seperti biji mata-Nya… Tuhan Yesus yang menghalau bencana itu dari hadapan kami…

Sungguh tak terbayang apa yang akan terjadi jika saja Tuhan tidak menjaga kami… Entah bencana mengerikan seperti apa yang akan terjadi. Entah apa yang akan ditemui si papa ketika tiba di Palembang… Tak tau lagi keadaan kami sekarang akan seperti apa… Mengerikan….

Tapi itulah, penjagaan Tuhan sungguh sempurna buat kami… Sore itu, sesudah melepas selang gas serta membuka semua pintu dan jendela lalu menyalakan kipas angin agar udara dalam rumah terbebas dari racun LPG, saya langsung menghadap Tuhan… berdoa mengucap syukur kepada-Nya. Raja ada di pangkuan saya… Sama-sama kami bersyukur untuk mujizat-Nya yang luar biasa untuk kami…

Fiuuuhhh….jika teringat peristiwa itu, saya masih bergetar. Apalagi di saat seperti ini, ketika saya melihat suami dan anak saya bermain bersama… langsung terbayang, jika kemarin terjadi suatu hal yang mengerikan, tentu moment ini tak akan pernah ada… Ah Tuhan…. terima kasih Tuhan….. terima kasih Tuhan……

Setelah si papa tiba di rumah, tabung gas itu langsung diperiksa. Ternyata karet penutupnya rusak. Tak heran jika isinya menyebar ke mana-mana. Tadi siang, karet itu sudah diganti… Tapi, kami jadinya berpikir untuk mengganti kompor gas kami dengan kompor listrik saja. Rasanya jauh lebih aman. Tak apalah jika harganya sangat mahal. Yang penting aman. Tadi sudah sempat nyari-nyari tapi belum ketemu yang paling pas buat kami. Semoga bisa dapat…

Ada begitu banyak hal yang terjadi di hidup saya. Suka. Duka. Berbagai kejutan. Dari semuanya, ada satu hal yang bisa saya simpulkan. Ya, benar…mujizat itu memang nyata… ketika kita berdoa minta perlindungan setiap harinya, maka benar perlindungan itu sungguh diberikan…dengan cara-cara yang ajaib…tak terbayangkan…tapi nyata dan sungguh terasa…

Iklan

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s