Outing on Weekend…

Agenda weekend kemaren buat Raja adalah…. nemenin mama belanja bulanan!!! he he, mumpung sudah dapat gaji dari kantor dan dari papa, he he… Buat keluarga kami, belanja bulanan memang wajib, karena terbukti bisa lebih menghemat pengeluaran. Puji Tuhan, sejauh ini penghasilan (baca: gaji + penghasilan halal lainnya) si papa lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan kami tiap bulannya. Jadinya penghasilan saya cuma dipakai untuk nabung aja, maklum masih hidup non credit, sih, he he…. duh, kok jadinya ngomonging soal Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga di sini, sih??? Jadi malu… hi hi….

Raja(747)Anyway, kemaren seperti biasanya we did monthly shopping at Carrefour, soalnya barang-barang kebutuhan kami paling lengkap tersedia di situ.  Sebelum acara belanja-belanja dimulai, rombongan sirkus yang terdiri dari mama, papa, Raja, dan si suster singgah sarapan dulu di Es Teller 77. Maklum, sejak kejadian kebocoran gas kemaren, kami belum berani mengoperasikan kompor gas di rumah, jadi gak bisa bikin sarapan, deh…

Awalnya, Raja digendong sama si papa. Saya dan si suster sarapan duluan. Si papa gak mau Raja yang sudah mulai  ngantuk digendong si suster. Papa pengennya Raja tertidur dalam pelukannya… duh…. so sweeeeett….. Papa menggendong Raja sambil jalan-jalan. Seperti biasa, Raja sangat menikmati….sampai akhirnya tertidur lelap…. Setelah bobo, barulah Raja diletakkan di dalam strollernya trus papa ikut sarapan deh…

Begitu kami selesai sarapan, Raja terbangun. Langsung minta mimi. Duh, syukur masih di sini jadi tempatnya nyaman buat mimiin Raja. Sejak dulu, saya tidak pernah memakai nursing apron ketika menyusui Raja di tempat umum. Saya juga tak pernah khusus membeli baju menyusui. Paling kalo mo jalan, saya pake outfit yang gampang dibuka bagian atasnya aja. Nah, kalo mo mimiin Raja, saya manfaatin kain gendongnya yang panjang dan lebar itu plus bantuan papa dan si suster untuk memegang kainnya, he he, aman deh…

Raja(750)Kami selesai sarapan, Raja selesai mimi, siap deh buat mulai belanja. Raja  ditaro dalam strollernya. Ngomongin soal stroller, sejak terakhir dipakai waktu Raja berumur 2 bulan, memang baru kali ini kami bawa stroller nya itu jalan-jalan lagi. Pertimbangannya, karena sekarang Raja sudah tegak didudukin, jadi bisa ditaro dalam stroller dengan posisi duduk saat gak lagi bobo. Dulu, Raja gak pernah nyaman ditaro dalam stroller karena cuma bisa tiduran aja. Baby yang aktifnya kayak Raja dan pengen liat ini itu ya mana mau diam-diam kayak gitu. Dengan posisi duduk kayak gini, Raja bisa nyaman ngeliat kesana-kesini. Apalagi kami sengaja menghadapkan Raja ke arah kami, jadi sambil jalan bisa bercanda sama Raja. Dari apa yang saya baca, menghadapkan bayi dalam stroller ke arah kita (ke arah belakang) memang jauh lebih aman daripada dihadapkan ke depan. Siap deh buat belanja. Papa handle Raja, mama dan si suster berburu belanjaan…

Selesai memenuhi trolley belanjaan dengan berbagai kebutuhan kami selama sebulan, kami berjalan ke arah kasir, eh, Raja mulai terlihat tidak nyaman. Rupanya pengen mimi.  Kami pun bertukar peran. Si papa ngurusin belanjaan yang tinggal dibayar aja, saya dan si suster nyari tempat duduk di depan Carrefour. Jadi deh Raja mimi dengan nyaman dan lahap. Sehabis mimi, si smart baby ini saya berdiriin, langsung deh ketawa-ketawa. Gak hanya ketawa sama saya dan si suster, tapi juga sama orang-orang laen yang duduk di sekitar kami. Duh….ramahnya baby boy saya ini, orang-orang itu sampe pada komentar, “duh…lucu nian ya…..” Ada pula yang melihat terpana ke arah Raja…entah apa yang membuat mereka terpana, mungkin karena saking gantengnya kali ya??? he he…

Tak jauh dari kami, ada baby laen yang lagi ditidurkan dalam stroller. Saya bawa Raja untuk mendekatinya. Awalnya pengen saya bilang gini ke Raja, “tuh Raja ada dedek….” tapi kalimat itu saya tahan trus saya ganti dengan “tuh Raja ada kawannya tuh….” he he, takut salah…. Eh, benar saja, setelah saya tanya, ternyata si baby usianya sudah 5 bulan, duh, syukur deh tadi gak keceplosan, soalnya si baby yang ternyata lebih kakak dari Raja memang jadi terlihat lebih muda secara tidak seaktif Raja.

Waktu lagi dimimiin pake botol, si baby diam-diam aja. Coba kalo itu Raja. Wah, pasti deh berebutan pengen megang milk bottlenya. Waktu diajak bercanda, kawan Raja itu tidak membalas dengan ekspresi seperti Raja. Tidak juga terlihat exciting melihat kesana kemari, makanya bisa adem ayem diboboin di stroller. Mamanya saja heran melihat Raja yang sudah bisa mantap berdiri, bahkan sudah bisa loncat-loncat dan melangkah 3-5 langkah.  Keheranan mama kawannya Raja itu membuat saya bahagia, tapi saya tahan-tahan ekspresi happy itu, takut bikin tersinggung, he he… Puji Tuhan, Raja perkembangannya memang sangat baik. Kami percaya, itu bukan karena kehebatan kami tapi murni oleh karena karunia Tuhan bagi kami…

Setelah belanjaan selesai dibayar si papa di kasir, kami pun beranjak dari Carrefour. Raja kembali ditaro di dalam stroller. Kami sempat jalan ke counter Aowa untuk liat-liat electric stove di situ, tapi belum dapet yang cocok dengan kami…masih pengen surfing dulu. Nyari sana-sini sampe dapat yang paling tepat. Tepat dalam arti tepat guna dan tepat harganya (harus nih….)

Sehabis dari PS Mall, kami meluncur ke Yulis Baby Shop. Kali ini agendanya pengen nyari perlengkapan MPASI buat Raja (secara dalam waktu kira-kira sebulan lagi, Raja sudah siap untuk diberikan MPASI. Saya sudah buat daftar perlengkapannya, tapi belum sempat dipost di sini) plus beli baju Raja lagi. Untuk perlengkapan MPASI Raja, kami sebenarnya berencana untuk liat-liat saja dulu. Toh, waktunya juga belum terlalu mendesak. Tapi, begitu saya lihat ada Takahi Slow Cooker yang dijual di situ (sebelum-sebelumnya belom pernah ada, nih….) yang stoknya cuma 1 untuk masing-masing ukuran 0.7 L, 1.2 L, dan 2.4 L, saya langsung tergoda untuk segera beli. Sebelumnya di Carrefour saya sudah lihat-lihat Maspion Slow Cooker, harganya murah cuma 135ribu. Tapi dari beberapa review, Takahi masih lebih unggul.

Sudah niat banget untuk segera beli. Tapi niat itu langsung urung begitu tahu berapa harganya. Ok, saya tahu, Takahi memang harganya mahal. But it is not that expensive!! Tentu saja saya tahu, karena sebelumnya saya sudah googling info mengenai slow cooker ini. Harga yang ditawarkan di Yulis kira-kira setara dengan 1 Takahi ukuran 1.2 L + Takahi ukuran 0.7 L pada harga normal… Fiuuhhh….gak deh…. saya bukannya tidak jadi membeli Takahi SC, tapi saya memilih untuk membelinya di tempat lain saja. Mungkin minggu depan kami akan survey ke tempat lain. Nyari di toko-toko elektronik di pasar. Biasanya di sana lebih murah. Kalo memang gak dapat, ya sudah tar beli di Jakarta saja…

Batal dengan Takahi, tak membuat kami batal membeli baju buat Raja, he he… Awalnya kami hanya berencana membeli baju bobo aja…eh, gak taunya saya keterusan, bukan cuma borong baju bobo, saya juga memborong baju jalan, he he, habis banyak yang baru dan bagus-bagus, sih….

Selesai dengan Yulis, kami bersiap untuk pulang (eh, sempat singgah makan siang juga di Globe…nyam…nyam….). Tiba di rumah, langsung istirahat…. Selesai istirahat, maen-maen lagi deh… nih koleksi fotonya….

Satu respons untuk “Outing on Weekend…

Thanks for letting me know your thoughts after reading my post...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s